Kesehatan 425 Pasien Ginjal di Gaza Terancam Akibat Kekurangan Obat

25 September 2018, 22:49.
Foto: PIC

Foto: PIC

GAZA, Selasa (PIC): Kehidupan 425 pasien ginjal Palestina, termasuk anak-anak, di Jalur Gaza yang terblokade terancam akibat kurangnya obat-obatan penting dan pemadaman listrik berulang. Dokter Abdullah al-Qishawi, ketua departemen ginjal di RS Al-Shifa, menyatakan bahwa kegagalan menyediakan obat-obatan bagi pasien ginjal akan sangat memengaruhi kesehatan dan mengancam jiwa mereka.

Qishawi menyatakan bahwa 54 dari pasien itu –yang sudah mulai melakukan pengobatan sebelum waktu operasi transplantasi ginjal– akan menderita komplikasi yang mengancam jiwa karena obat-obatan yang mereka butuhkan hampir habis.

Ia juga menegaskan bahwa pemadaman listrik yang sering terjadi di Gaza akan memengaruhi kinerja mesin dialisis ginjal dan mengarah pada malfungsi peralatan medis, yang sulit untuk diperbaiki karena kebutuhan suku cadang tidak tersedia di Jalur Gaza yang terblokade.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Erdogan Janji Akan Lindungi Baitul Maqdis dari Para Penyerbu Zionis
380 Pemukim Ilegal Yahudi Serbu Masjidil Aqsha, Lakukan Ritual Talmud »