Sejak Awal Tahun 2020, Serdadu Zionis Tawan 1.500 Warga Palestina
9 May 2020, 22:44.
![Serdadu ‘Israel’ menyekap seorang pengunjuk rasa Palestina selama protes terhadap operasi buldoser yang dilakukan penjajah zionis di dekat desa Aqraba, selatan kota Nablus, Tepi Barat pada 3 Maret 2020. [Ayman Nobani / WAFA]](http://sahabatalaqsha.com/nws/wp-content/uploads/2020/05/Berita-607-8-Mei-2020.jpg-800x533.jpg)
Serdadu ‘Israel’ menyekap seorang pengunjuk rasa Palestina selama protes terhadap operasi buldoser yang dilakukan penjajah zionis di dekat desa Aqraba, selatan kota Nablus, Tepi Barat pada 3 Maret 2020. [Ayman Nobani / WAFA]
PALESTINA (Middle East Monitor) – Serdadu zionis ‘Israel’ telah menawan 1.500 warga Palestina, termasuk 35 perempuan dan 240 anak sejak awal tahun ini.
Demikian dilaporkan The Palestinian Prisoners Centre for Studies.
Juru bicara institusi, Riyad Al-Ashqar, mengatakan penjajah ‘Israel’ secara rutin menawan warga Palestina sebagai alat penindasan, bahkan selama fase lockdown mengekang wabah coronavirus.
“Penjajah Israel membahayakan kehidupan warga Palestina dengan menawan mereka dalam keadaan genting ini, sementara pemerintah dunia membebaskan para tahanan mereka. Termasuk ‘Israel’ yang telah membebaskan ratusan tahanan Yahudi untuk memerangi coronavirus,” katanya.
Menurut Al-Ashqar, penjajah ‘Israel’ telah memberlakukan satu atau lebih bentuk penyiksaan fisik atau psikologis, pelecehan moral, hingga perlakuan merendahkan martabat pada semua tawanan, terutama anak-anak.
Laporan itu mencatat bahwa lebih dari sepertiga kasus penawanan terjadi di Baitul Maqdis, dengan jumlah 600 penawanan.
Al-Ashqar mengatakan warga termuda yang ditawan tahun ini adalah Majid Ali Abu Saada, yang berusia tahun 7, dari kota kecil Jayyous, sebelah timur Qalqilya, Tepi Barat utara. (Middle East Monitor)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
