Sejumlah Kaki Tangan Assad Kini Tinggal di Eropa, Termasuk Dokter yang Terlibat Penyiksaan Warga Suriah
12 May 2020, 22:39.

Bashar al-Assad. Foto: Arsip Middle East Monitor
SURIAH (Middle East Monitor) – Sebuah siaran dokumenter yang dipublikasikan oleh Al Jazeera telah menemukan bahwa sejumlah kaki tangan diktator Bashar Al-Assad kini tinggal dan bekerja di Eropa, Arabi21.com melaporkan pada hari Minggu (10/5/2020).
Wartawan investigasi, yang melakukan penelusuran tentang algojo-algojo Assad, melacak posisi terkini beberapa kaki tangan diktator Assad.
Investigator menemukan bahwa terdapat beberapa dokter yang terlibat dalam penyiksaan warga Suriah di rumah sakit rezim.
Menurut temuan investigator, beberapa kaki tangan Assad mengakui bahwa mereka sedang dicari.
Karena itu, mereka menghapus semua informasi dari platform media sosialnya.
Program ini termasuk video eksklusif yang diambil di dalam rumah sakit militer Homs yang menunjukkan jenazah-jenazah warga sipil yang diduga telah disiksa hingga mati.
Seorang saksi, yang identitasnya dirahasiakan karena takut akan reaksi keras dari rezim, mengatakan bahwa ia melihat beberapa mayat membusuk di rumah sakit.
Label pada jenazah menyebutkan “stroke” sebagai penyebab kematiannya.
Penyelidikan menemukan bahwa salah satu dokter, yang namanya disebutkan oleh Der Spiegel, meninggalkan tempat kerjanya di Jerman setelah ia menyadari bahwa masa lalunya yang penuh darah di Damaskus telah terungkap.
Investigator juga menemukan bahwa beberapa badan amal di Eropa yang memberikan dukungan untuk rezim Assad, dan beberapa kelompok lain, sedang bergerak untuk mengumpulkan data intelijen tentang Muhajirin Suriah. (Middle East Monitor)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
