Survei BPS Palestina: “Mayoritas Keluarga Tak Mampu Membiayai Pengeluaran hingga Satu Bulan”
5 October 2020, 21:56.

Tim Kementerian Kesehatan menyalurkan obat-obatan kepada para warga yang harus menjalani lockdown guna mengekang Covid-19 di Gaza pada 4 Oktober 2020. Foto: Mohammed Asad/Middle East Monitor
PALESTINA (Middle East Monitor) – Biro Pusat Statistik Palestina (PCBS) mengatakan mayoritas keluarga Palestina – 63 persen – tidak dapat membiayai pengeluaran mereka hingga satu bulan, bilamana pemerintah kembali memberlakukan lockdown untuk mengekang penyebaran virus corona.
Ahad (4/10/2020), PCBS mempublikasikan hasil survei terhadap 9.926 sampel rumah tangga di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang diduduki; untuk mengukur dampak wabah Covid-19 terhadap kondisi sosial dan ekonomi di Palestina.
Hasil survei menunjukkan, 42 persen keluarga (46 persen di Tepi Barat dan 38 persen di Jalur Gaza) mengalami penurunan penghasilan, setidaknya setengahnya, selama periode lockdown, dibandingkan selama Februari.
Menurut survei tersebut, 63 persen keluarga Palestina (52 persen di Tepi Barat dan 79 persen di Gaza) terpaksa meminjam uang atau membeli barang dengan cara berutang.
Yakni untuk menutupi kebutuhan hidup mereka, terutama makanan, selama periode lockdown. Angka tersebut naik 5 persen dari 58 persen dalam keadaan normal.
Pada bulan Agustus, Otoritas Palestina hanya membayar 50 persen dari gaji karyawan sektor publiknya selama empat bulan berturut-turut.
Palestina kembali mengalami krisis keuangan, khususnya setelah penjajah zionis mengumumkan rencana mencaplok sebagian besar Tepi Barat yang diduduki dan Lembah Yordan. (Middle East Monitor)

Tim Kementerian Kesehatan menyalurkan obat-obatan kepada para warga yang harus menjalani lockdown guna mengekang Covid-19 di Gaza pada 4 Oktober 2020. Foto: Mohammed Asad/Middle East Monitor

Tim Kementerian Kesehatan menyalurkan obat-obatan kepada para warga yang harus menjalani lockdown guna mengekang Covid-19 di Gaza pada 4 Oktober 2020. Foto: Mohammed Asad/Middle East Monitor
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
