Tanggapi Pernyataan Erdogan, Pangeran Saudi Serukan Boikot Produk Turki

12 October 2020, 18:47.
Alat berat mengangkat kontainer komoditi ekspor yang diproduksi di Turki, 27 April 2020 [Resul Rehimov / Anadolu Agency]

Alat berat mengangkat kontainer komoditi ekspor yang diproduksi di Turki, 27 April 2020 [Resul Rehimov / Anadolu Agency]

RIYADH (Middle East Monitor) – Pangeran Saudi, Abdulrahman Bin Musa’ad, menyerukan pemboikotan impor produk Turki setelah Presiden Erdogan mengumumkan bahwa tentara Turki di Qatar membantu menstabilkan keamanan di negara-negara Teluk.

Menurut The New Khalij, sang pangeran me-retweet ucapan Erdogan dan menulis: “Oleh karena itu, saya menyerukan boikot penuh untuk produk-produk Turki, guna melindungi stabilitas ekonomi Turki dan memperkuatnya.”

Kepala Kamar Dagang Saudi Ajlan Al-Ajlan men-tweet; “Boikot terhadap semua produk Turki, baik itu impor, investasi, ataupun pariwisata, adalah tanggungjawab setiap pedagang dan konsumen Arab Saudi”.

Membalas tweet Al-Ajlan, jurnalis Turki Kateb Oglu men-tweet: “Saudi merupakan pihak yang kalah dalam boikot ini, karena hubungan komersial antara kedua negara tidak kuat. Total ekspor tahunan Turki sekira $176 miliar. Hanya enam atau delapan miliar ke Arab Saudi.”

Kateb juga mengindikasikan bahwa Saudi akan merugi karena tidak memperoleh alternatif komoditi dengan kualitas yang sama, dengan harga yang sama rendah.

Pekan lalu, Bloomberg melaporkan bahwa ketegangan antara Riyadh dan Ankara mengakibatkan terhambatnya pengiriman Turki ke Arab Saudi. (Middle East Monitor)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Bidik Aktivis Palestina, Serdadu Culik Istri dan Adik Ayman Abu Arab, Belasan Warga Terluka
Pasukan Keamanan Turki Selidiki Keterlibatan Teroris PKK dalam Sejumlah Peristiwa Kebakaran »