Serdadu Zionis Hancurkan Bangunan Sekolah Dasar di Ramallah

15 October 2020, 14:25.
Foto: Palinfo

Foto: Palinfo

PALESTINA (Palinfo) – Serdadu zionis ‘Israel’, Rabu (14/10/2020), menghancurkan bangunan sekolah dasar yang didanai oleh Uni Eropa di lingkungan Ras al-Teen, timur Ramallah.

Dewan Pengungsi Norwegia (NRC) menyatakan keprihatinan mendalam atas penghancuran bangunan sekolah tersebut oleh penjajah.

Sekolah ini melayani 50 siswa dari masyarakat Ras El-Teen, dari kelas satu hingga kelas enam.

NRC menekankan bahwa penghancuran sekolah ini akan memaksa siswa berjalan sekitar 5 kilometer untuk mencapai sekolah terdekat di Desa al-Mughayyir.

Sekolah dibuka pada awal tahun ajaran baru, lebih dari sebulan yang lalu. Penjajah menyampaikan bahwa bangunan tersebut akan dibongkar dengan dalih dibangun tanpa izin.

Namun penduduk Palestina berhasil mengajukan pembekukan pembongkaran selama 30 hari.

Sejak dibuka, sekolah tersebut telah mengalami banyak kendala, terutama ancaman penjajah ‘Israel’.

Ketika siswa memulai masa pembelajaran di sana, sekolah tersebut tidak memiliki atap dan hanya berupa bangunan dari batu. Para pekerja mulai menambah fasilitas lainnya.

Klan Irsheidat telah mendiami Ras al-Teen selama lebih dari 40 tahun; di daerah yang terletak di antara Desa al-Mughayyir, Kafr Malik, dan Khirbet Abu Falah, timur laut Ramallah.

Abu Salama, pemimpin klan tersebut, menyatakan bahwa tanah tempat tinggal penduduk berada di bawah kendali Palestina. Tetapi penjajah ‘Israel’ berusaha untuk mengusir mereka darinya.

Abu Salama mengatakan sekitar tiga tahun yang lalu penajajah mulai menyampaikan pemberitahuan kepada penduduk masyarakat untuk menghancurkan tenda atau rumah semipermanen mereka.

50 keluarga tinggal di Ras El-Teen, yang masing-masing terdiri dari delapan anggota keluarga.

Ia menjelaskan, penduduk hidup dalam kondisi yang sangat sulit karena tidak ada jaringan air atau listrik, bahkan tidak ada jaringan jalan raya.

Di musim dingin, penderitaan berlipat ganda karena hujan dan kurangnya layanan.

Penjajah menolak 98 persen permintaan warga Palestina untuk mendapatkan izin mendirikan bangunan di Area C di Tepi Barat.

Sejak awal tahun ini, PBB mengungkapkan bahwa penjajah ‘Israel’ telah menghancurkan 555 fasilitas di Tepi Barat, termasuk di Baitul Maqdis Timur.

747 orang Palestina diusir secara paksa, termasuk 382 anak laki-laki dan perempuan. (Palinfo)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« PPS: “Serdadu Zionis Culik 15 Warga Palestina di Tepi Barat”
Kapal Perang Serdadu Tembaki Perahu Nelayan Palestina di Perairan Gaza »