Dua Hari Berturut-turut Gaza Gelap Gulita

27 June 2010, 23:46.
Gaza Gelap Gulita (foto: pal telegraph)

Gaza Gelap Gulita (foto: pal telegraph)

Sahabatalaqsha.com -Gaza- Selama lebih dari dua hari, rakyat Gaza berada dalam keadaan gelap gulita, tanpa listrik. Perusahaan Distribusi Listrik di Jalur Gaza, meminta semua negara Arab mengambil tindakan efektif untuk mengatasi situasi sulit yang tengah dihadapi warga Gaza, yang disebabkan karena satu-satunya pembangkit listrik di Gaza telah berhenti beroperasi.

Perusahaan Distribusi Listrik Gaza mendesak negara-negara Arab untuk mendanai penyediaan BBM atau setidaknya memberikan sedikit kontribusi, agar satu-satunya pembangkit listrik yang tersedia di Gaza dapat beroperasi kembali. Saat ini, rakyat gaza membutuhkan listrik dengan kekuatan sebesar 300 megawatts, sementara yang tersedia hanyalah 137 megawatt , yang berarti rakyat Gaza masih membutuhkan sekitar 60% untuk menerangi rumah dan keluarga mereka.

Perusahaan listrik tersebut mengatakan bahwa rakyat Gaza hanya akan dapat menikmati fasilitas listrik selama 6 jam per hari, dan diikuti dengan keadaan gelap gulita selama 14-21 jam. Hal ini sudah termasuk dalam kategori keadaan darurat. Bahkan jumlah ini pun akan terus berkurang seiring dengan berjalannya waktu.

Keadaan ini akan memberikan dampak buruk pada semua sektor konsumsi di Gaza, terutama sektor air, pelayanan kesehatan, dan pelayanan-pelayanan kebutuhan pokok manusia lainnya. Dampak buruk lain adalah tingkat pencemaran udara yang mencapai 70% disebabkan penggunaan generator listrik sebagai akibat tidak tersedianya listrik.

Berbagai Rumah Sakit di Gaza pun menyatakan bahwa mereka berada dalam kondisi darurat dan sangat mengkhawatirkan keselamatan para pasien mereka disebabkan matinya listrik selama dua hari berturut-turut. PAL TELEGRAPH/EZ/Sahabat Al-Aqsha

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina - Menyapa Al-Aqsha & Palestina

« Kapal Kemanusiaan Libanon “Muhammad Al Durrah” Akan Bertolak Ke Gaza
Israel Keluarkan Master Plan Pembangunan Al-Quds Timur (termasuk di dalamnya: Rencana Pengusiran Orang Palestina) »