Sikapi Perkembangan Palestina: Mish’al Akan Sampaikan Pidato, Sementara Konferensi Palestina Digelar Eropa

23 June 2009, 18:35.

Gerakan Perlawanan Islam, Hamas, mengumumkan bahwa Kepala Biro Politik Hamas di Suriah, Khalid Mish’al, akan menyampaikan sebuah pidato politik penting pada hari Kamis mendatang, pukul 17 waktu setempat.
Gerakan itu mengatakan bahwa Mish’al akan menguraikan sikap Hamas sehubungan dengan perkembangan politik sekarang di Palestina serta perkembangan di kawasan.
Rencananya, Mish’al akan menyampaikan pidatonya pada Sabtu 20 Juni, tetapi terpkasa ditunda karena apa yang digamabarkan Hamas sebagai masalah teknis.
Pidato ini disampaikan dalam situasi hubungan yang memburuk dengan Fatah.
Belakangan Fatah memang semakin menggencarkan kampenye menyerang kader dan pendukung Hamas, termasuk dengan menangkap mereka dan kemudian menyiksa mereka hingga tewas.
Konferensi Palestina di Athena, Soroti Yerusalem yang Makin Terancam

Sementara itu di Athena, Yunani, berlangsung konferensi Palestina.
Adil Abdullah, sekretaris jenderal konferensi Palestina di Eropa, mengatakan Senin kemarin di Athena, mengatakan peningkatan kampanye-kampenye yang dilancarkan Israel terhadap kota Yerusalem dan warganya adalah sebuah “perang diam-diam dan perlahan-lahan,” yang mesti ditolak tanpa boleh ditunda sebentarpun.

Dalam sebuah pernyataan pers yang dikeluarkan oleh Quds Press, Abdullah menekankan pentingnya menyelenggarakan konferensi itu untuk perayaan Yerusalem sebagai ibukota kebudayaan Arab. Ia juga mengemukakan bahwa lebih banyak event dakan diadakan yang berkenanan dengan hal tersebut, di benua Eropa.
Abdullah menggarisbawahi bahwa konferensi Athena tersebut akan menghidupkan bel peringatan dan mengundang perhatian akan bahaya-bahaya yang mengancam Yerusalem. Ia menegaskan juga bahwa serangan Zionis sekarang ini terhadap kota suci itu adalah yang paling parah dibandingkan dengan serangan-serangan seperti itu, sejak penghacuran Al Maghareba tahun 1967.

“Tidak diragukan lagi bahwa peningkatan serangan ke Yerusalem, merupakan ujian yang serius bagi kita semua. Jika penguasa pendudukan Israel berhasil dan tidak dicegah, kita akan menghadapi bahaya yang kian meningkat khususnya terhadap tempat-tempat suci,” Abdullah memperingatkan. EZ/ IMEMC/PIC

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Israel Siapkan Jutaan Dolar Lagi Untuk Perluasan Pemukiman Yahudi
Abu Halabiah: Datangnya Menteri Keamanan Zionis Adalah Penodaan Masjid Suci Al Aqsha »