Hamas: Tur Provokatif Menteri Israel Dalam Rangka Yahudisasi Al Aqsha

24 June 2009, 18:42.

Ramallah, (PIC)— Hamas, bereaksi keras terhadap tindakan Aharonovitch mendatangi dan berkeliling di Masjid suci Al Aqsha. Hamas menyatakan bahwa tindakan itu adalah dalam rangka mewujudkan nafsu penguasa pendudukan Israel untuk meyahudikan tempat suci itu.
Sebagaimana diberitakan sebelum ini, Menteri Keamanan Dalam Negeri Israel, Yitzhak Aharonovitch, Selasa, berkeliling di kompleks Al Aqsha dan mendatangi tempat-tempat ibadah di sana, dengan penjagaan ketat polisi dan para pengawalnya.
Dalam sebuah press release di Tepi Barat, Hamas menyatakan bahwa kunjungan itu merupakan sikap menantang terang-terangan dan provokasi Israel terhadap perasaan jutaan muslim di seluruh dunia.
Tindakan itu sekaligus menunjukkan bahwa menteri Israel itu didukung oleh rezim-rezim negara turun temurun Arab, secara umum, dan otoritas Palestina (di bawah Mahmoud Abbas) di Ramallah, secara khusus. Ini bisa dilihat dari berlanjutnya pertemuan-pertemuan otoritas Palestina dengan penguasa pendudukan Israel (IOA), tanpa adanya protes sedikitpun terhadap tidak hentinya aktivitas penghancuran dan yahudisasi di dalam dan di sekitar Masjid Al Aqsha khususnya, serta di Yerusalem yang diduduki, umumnya.
Gerakan perlawanan rakyat Palestina terhadap penjajahan dan penindasan Zionis Israel itu, menggambarkan kunjungan itu sebagai rasis dan provokatif. Hamas memperingatkan Israel bahwa kejahatan apapun yag dilakukan terhadap Masjid Al Aqsha akan menggiring seluruh kawasan itu kepada risiko-risiko yang tidak terduga.
Hamas mengingatkan bahwa, dahulu intifada Aqsha meletus sebagai tanggapan langsung terhadap kunjungan kotor yang provokatif mantan Perdana Menteri Israel, Ariel Sharon, ke Masjid Al Aqsha.
Hamas juga meminta rezim-rezim Arab beserta rakyatnya untuk mengambil sikap yang tegas dan melindungi tempat suci itu.

Siap Tumpahkan Darah Demi Al Aqsha

Dari Khan Younis, selatan Jalur Gaza, diberitakan bahwa Hammad Al Ruqub, juru bicara Hamas di distrik itu, memperingatkan bahwa diulanginya lagi usaha-usaha untuk melanggar kompleks Masjid suci Al Aqsha di Yerusalem yang diduduki, dapat meletuskan satu intifada baru.
Ruqub dalam sebuah press release, mengatakan bahwa Hamas tidak akan tinggal diam berhadapan dengan provokasi-provokasi seperti itu terhadap tempat-tempat suci umat Islam.
“Kami siap mengobarkan intifada baru dan menumpahkan darah kami demi mempertahankan tempat-tempat suci kami dan kami siap untuk menangkis serangan “Nazi” (Zionis Israel yang rasis, red) terhadap Masji Al Aqsha,” tantang Ruqub.
Ruqub menilai masyarakat dunia bertanggungjawab karena tertutuprapatnya mulut mereka terhadap pelanggaran-pelanggaran dan provokasi-provokasi, yang, menurutnya, hanya memberikan dukungan kepada penguasa pendudukan Israel.
Ia menandaskan bahwa organisasi-organisasi internasional harus menjelaskan sikap mereka terhadap pelanggaran-pelanggaran di Yerusalem yang diduduki, atau mereka akan dianggap membantu serangan-serangan kotor itu.
Juru Bicara Hamas itu juga mengatakan, bahwa penguasa pendudukan Israel (IOA) bertanggungjawab terhadap semua akibat dari tindakan-tindakan agresif demikian. Ia menekankan bahwa rayat Palestina tidak akan berpangku tangan, sementara tempat suci mereka dinodai.
Ruqub mendesak warga Yerusalem agar melawan ofensif Zionis itu dan menggagalkan tujuan-tujuan setan Zionis itu. EZ/ PIC

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Menteri Israel Kunjungi Al Aqsha, Ada Sesuatu Di Baliknya
Dua Kapal Solidaritas Merapat di Gaza Hari Jum’at »