Hamas Sebut Eskalasi Kejahatan Zionis ‘Israel’ sebagai Kelanjutan Genosida di Gaza
6 February 2026, 10:21.

Asap membubung setelah serangan udara Zionis menghantam sebuah bangunan di kawasan al-Mawasi, Khan Yunis, Gaza, 31 Januari 2026, meski gencatan senjata diberlakukan. (Abed Rahim Khatib/Anadolu Agency)
GAZA (Middle East Monitor) – Hamas menyatakan bahwa eskalasi militer ‘Israel’ melalui pengeboman gencar di seluruh wilayah Gaza merupakan kelanjutan langsung dari agresi genosida.
Dalam pernyataannya, Hamas menyebut serangan tersebut telah menewaskan lebih dari 20 warga sipil, termasuk anak-anak dan seorang tenaga medis.
Menurut Hamas, peningkatan serangan itu mencerminkan niat jahat yang telah direncanakan sebelumnya oleh gembong zionis Benjamin Netanyahu guna menghambat pelaksanaan fase kedua perjanjian gencatan senjata.
Salah satu tujuan utama dari eskalasi tersebut, kata Hamas, adalah mencegah pembukaan pelintasan Rafah.
Hamas menolak klaim sepihak penjajah yang menyebut insiden penembakan terhadap seorang serdadunya sebagai pemicu eskalasi.
Hamas menilai klaim itu hanya dijadikan dalih untuk membenarkan pembunuhan dan agresi yang terus berlanjut terhadap rakyat Palestina.
Hamas menegaskan bahwa tindakan ‘Israel’ merupakan upaya untuk memaksakan realitas permanen berupa penindasan dan teror di Gaza. Ini juga menunjukkan pengabaian terang-terangan terhadap perjanjian gencatan senjata dan berbagai kesepahaman yang telah disepakati.
Hamas menyerukan kepada para mediator dan negara-negara penjamin untuk mengambil sikap tegas terhadap “upaya sistematis Netanyahu” dalam merusak perjanjian tersebut dan melanjutkan genosida, pembunuhan, serta kelaparan di wilayah Gaza.
Hamas menambahkan bahwa agresi ‘Israel’ yang berkelanjutan, meskipun telah memasuki fase kedua gencatan senjata dan dibukanya pelintasan Rafah, merupakan sabotase yang disengaja terhadap upaya memperkuat gencatan senjata.
Hamas mengatakan tindakan tersebut mencerminkan kejahatan berkelanjutan berupa pembunuhan dan pengepungan yang bertujuan menghindari kewajiban; yang menurut Hamas telah mereka jalankan dan patuhi.
Hamas mendesak adanya tekanan internasional segera untuk menghentikan pelanggaran tersebut dan memaksa penjajah zionis ‘Israel’ agar menghormati janji serta komitmennya dalam perjanjian gencatan senjata. (Middle East Monitor)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
