Remaja Pemulung di Gaza Ditembaki Sampai Mati

10 December 2010, 23:51.

JAKARTA, Jumat (Sahabatalaqsha.com): Tentara-tentara Zionis dari atas kapal perang di perairan Gaza dan mereka yang mengintai dari pos-pos militer di dekat perbatasan Gaza menghujankan peluru mereka ke sejumlah warga Palestina yang sedang mencari kerikil dan puing-puing. Satu orang remaja tewas, empat lainnya luka-luka, demikian dilaporkan sore tadi oleh Gaza TV News.

Sementara itu IMEMC mengutip para saksi mata yang melaporkan, sepasukan tentara Zionis yang berpangkalan di perbatasan  Jalur Gaza bagian utara melepaskan tembakan ke arah para petani dan warga Palestina yang sedang mengumpulkan kayu. Tembakan itu melukai dua dari mereka, seorang di antaranya luka berat.

Adham Abu Salmiyya, juru bicara Bidang Kegawatdaruratan Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, membenarkan bahwa dua petani Palestina, keduanya dari Beit Lahiya, Jalur Gaza bagian utara, telah dilarikan ke rumah sakit Kamal Adwan.

Kedua warga Palestina itu terkena tembakan pada bagian kakinya.

Sementara remaja Palestina yang ditembaki Zionis berasal dari Khuza’a, Khan Younis, berusia 16 tahun, saat ia bekerja di lahan keluarganya dan dilarikan ke rumah sakit Nasser.

Menurut Press TV, sejak bulan Maret hampir 100 warga Palestina, kebanyakannya adalah remaja, telah ditembaki militer Zionis di dekat perbatasan Gaza.

Baru Kamis pagi kemarin pesawat-pesasat perang Zionis melancarkan empat serangan udara di kawasan pesisir Palestina itu, menargetkan PLN dan kantor polisi di Gaza Tengah.

Militer Zionis telah berkali-kali menghantam Gaza sejak Gerakan Perlawanan Palestina HAMAS, yang terpilih secara demokratis, memerintah Gaza, pada 2007.

Gaza telah diblokade Zionis selama empat tahun dan karenanya 1,5 juta warga Gaza hidup dalam keadaan sangat menderita karen tidak dapat mengakses kebutuhan yang paling dasar sekalipun dan 80% warganya kini hidup tergantung dari bantuan kemanusiaan.

Bantuan kemanusiaanpun mencapai Gaza dengan tidak mudah, pemerintah Zionis menghalang-halangi dengan berbagai cara.

Kondisi di bawah blokade itu diperparah lagi dengan agresi militer Zionis ke wilayah itu pada akhir 2008 hingga pertengahan Januari 2009, membantai lebih dari 1400 warga Palestina dan membawa kehancuran ekonomi senilai lebih dari 1,6 milyar dolar.* (EZ/Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Zionis Siapkan Lagi Serangan Brutal atas Gaza
Tiada Hari Tanpa Membunuh, Tank Zionis Tewaskan 2 Warga Gaza »