Seenaknya Saja, Zionis Ubah Papan Nama Bahasa Arab ke Bahasa Ibrani
12 December 2010, 15:04.
JAKARTA, Ahad (Sahabatalaqsha.com): Penjajah Zionis di Al-Quds Timur memaksa warga Palestina pemilik berbagai toko untuk mengganti papan nama mereka dari Bahasa Arab ke Bahasa Ibrani, demikian IMEMC melaporkan dari kota tempat Masjid al-Aqsha berada.
Pihak kotapraja Zionis mengancam akan mencabut izin operasional dan menutup toko secara paksa bila para pemilik menolak mematuhi perintah ganti papan nama itu.
Harian milik Zionis, Maariv, hari Kamis memberitakan, keputusan penggantian papan nama ke Bahasa Arab itu berlaku di semua wilayah berpenduduk Palestina meskipun di daerah mereka tidak terdapat seorang Yahudipun.
Keputusan ini memicu protes warga Palestina dan para pemilik toko. Maariv memberitakan bahwa ketua ikatan pedagang di Al-Quds, Mazin Al-Qaq, menilai keputusan tersebut ilegal. Ia menegaskan bahwa banyak warga Palestina di Al-Quds yang tidak bisa berbicara, membaca atau menulis dalam bahasa Ibrani.
“Apa maunya pemerintah kotapraja (Zionis) itu?” tanya Al-Qaq, “apakah mereka mau memaksakan warga (Palestina) berusia enam puluh tahun untuk bersekolah lagi dan belajar bahasa Ibrani? Keputusan ini benar-benar ilegal dan mereka tidak bisa memaksakan siapapun untuk mengikutinya”. (EZ/ Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
