Militer dan Polisi Zionis Hancurkan Desa Palestina untuk Luaskan Pemukiman Yahudi
20 January 2011, 09:36.
JAKARTA, Kamis (Sahabatalaqsha.com): Militer Zionis hari Rabu menyerbu Khirbit At Taweel, sebuah desa kecil di sebelah utara kota Nablus, Tepi Barat yang dijajah, dan kepada penduduknya diberikan surat perintah militer supaya penduduk merobohkan rumah-rumah mereka yang terbuat dari tanah liat itu, demikian diberitakan IMEMC pagi ini.
Desa Palestina ini “tidak diakui” oleh penjajah Zionis. Rumah-rumah penduduk desa ini telah diratakan enam kali.
Para warga desa ini cemas militer dan polisi Zionis bermaksud untuk menyerobot dan kembali menghancurkan rumah-rumah mereka pada hari ini.
Warga desa yang diberikan surat perintah militer Zionis agar menghancurkan rumah mereka sendiri itu antara lain adalah Ghallab
Ibrahim Mayadma, Wasfi Ibrahim Mayadma dan Jihad Wasfi.
Setidaknya seluas 7.000 dunam dari tanah desa Palestina telah dirampas dari warganya oleh Zionis untuk kepentingan pembangunan pemukiman Yahudi yang seluruhnya ilegal itu.
Sejumlah pemukiman Yahudi yang mengelilingi desa itu adalah: Jeteet, dibangun pada 1973 dan dihuni oleh 193 pemukim Yahudi yang berada di atas 1.720 dunam tanah desa Palestina yang dirampas dari warganya
tersebut. Maaleh Efraim: dibangun pada 1970 dan dihuni oleh 1.432 pemukim Yahudi yang berada di atas tanah seluas 4.778 dunam yang dirampas dari warga Palestina. Dan Itamar, pemukiman Yahudi yang dibangun di tanah desa seluas 7.189 dunam yang dirampas dari warga Palestina dan dihuni oleh 651 pemukim Yahudi.
Para warga desa-desa Palestina di daerah tersebut bermata pencarian utama sebagai peternak dan kemudian memperoleh penghasilan dari menjual produknya berupa susu dan daging. Lokasi mereka ini masih hijau dan merupakan tempat ternak merumput terbaik di Tepi Barat. (EZ/Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.

