‘Manfaatkan’ Perhatian Dunia ke Mesir, Yahudi Lecehkan Masjid Al-Aqsha
15 February 2011, 14:46.
JAKARTA, Selasa (Sahabatalaqsha.com): The Aqsa Foundation for Endowment and Heritage (Yayasan Wakaf dan Pusaka Al-Aqsha) memperingatkan bahwa orang-orang Yahudi memanfaatkan perhatian dunia yang tertuju ke peristiwa-peristiwa di Tunisia dan kemudian Mesir untuk melancarkan penistaan terhadap tempat suci umat Islam, demikian laporan PIC semalam.
Disebutkan dalam pernyataan yang diungkapkan AFEH pada hari Senin bahwa para ekstrimis Yahudi menyerbu masuk ke dalam Masjid Al-Aqsha lalu menggelar ritual-ritual agama Yahudi.
Diperingatkan juga bahwa pemerintah penjajah Zionis dapat melakukan aksi cepat untuk memaksakan kondsi de facto di lapangan seperti membagi-bagi tempat suci kaum muslimin itu untuk “jatah” Muslim dan “jatah” Yahudi termasuk di dalamnya membolehkan persembahyangan gerobolan Talmudis itu di dalam masjid Al-Aqsha.
Yayasan itu menegaskan bahwa mereka akan terus mempertahankan dan membela tempat suci umat Isam itu bersama seluruh muslim Palestina.
Pernyataan AFEH ini disampaikan menyusul laporan televisi Zionis yang disiarkan hari Ahad yang lalu yang menayangkan para pemukim Yahudi yang sedang bersembahyang di dalam Masjid Al-Aqsha.
Sementara itu pemerintahan kotapraja Al-Quds yang dikuasai oleh Zionis merencanakan akan membangun 19 buah sinagog (tempat peribadatan Yahudi) di Jabal Abu Ghuneim, yang terletak di bagian selatan kota suci itu.
Harian Zionis Ha’aretz mengutip pernyataan penduduk di daerah itu bahwa keputusan pemerintah kotapraja Al-Quds itu berarti akan mengubah sepenuhnya daerah itu menjadi kawasan Yahudi Haredim.
Sekarang ini, menurut Haaretz, terdapat 30.000 orang pemukim yahudi yang tinggal di Abu Ghuneim (Harhoma), yang dibangun pada awal-awal tahun 1900-an dan dalam beberapa tahun ke depan ribuan pemukiman Yahudi lagi akan didirikan sana. (EZ/ Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
