Kapan Giliran Tahanan Anak Palestina Dibebaskan? Mengapa Mereka Tak Ditukar dengan Shalit?

20 October 2011, 15:29.

JAKARTA, Kamis (Sahabatalaqsha.com): Sebanyak 477 tahanan Palestina telah dibebaskan pada tahap pertama kesepakatan pertukaran tahanan antara tentara ‘Israel’ Gilad Shalit dengan 1.027 tahanan Palestina.

Namun sayangnya, tidak ada satu pun tahanan anak-anak di antara 477 orang tahanan yang dibebaskan itu.

LSM perlindungan hak anak, Defence for Children Internasional (DCI)-Palestine menyayangkan hal tersebut mengingat jumlah tahanan anak di penjara-penjara ‘Israel’ cukup banyak.

Dan hingga saat ini, DCI-Palestine belum mendapat konfirmasi berapa jumlah tahanan anak yang akan dibebaskan pada tahap kedua pembebasan, Desember nanti.

Jumlah tahanan anak di penjara-penjara ‘Israel’, berdasarkan data DCI-Palestine sampai akhir September 2011 mencapai 164 orang. Adapun usianya berkisar antara 12-17 tahun.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 76 orang anak telah dijatuhi hukuman, sementara 88 orang sisanya masih dalam masa hukuman percobaan.

700 Anak Palestina Ditangkapi Setiap Tahun

Setiap tahunnya, sekitar 700 anak Palestina (usia 12-17 tahun) dari Tepi Barat harus berhadapan dengan ‘pengadilan militer Israel’, sebelum akhirnya ditahan.

Terhitung sejak tahun 2000, sudah ada 7.500 anak yang pernah ditahan Zionis ‘Israel’.

Dan bukan rahasia lagi kalau anak-anak ini juga terkena berbagai siksaan selama masa-masa penahanan. Kebanyakan dari mereka ditangkap dengan tuduhan melempar batu kepada tentara ‘Israel’.

Perlakuan kasar tentara ‘Israel’ dimulai sejak masa penangkapan dimana berdasarkan laporan anak-anak Palestina yang pernah merasakan, mereka menghadapi proses penangkapan yang mengerikan pada malam hari di rumah-rumah mereka.

Dan tidak ada orangtua yang diberitahu kemana anak mereka akan dibawa.

Berdasarkan pengalaman mereka, perjalanan menuju pusat interogasi juga penuh penderitaan, antara lain karena perlakuan buruk para tentara ‘Israel’.

Perjalanan ini bisa memakan waktu berjam-jam dan seringkali berhenti di pangkalan militer dimana perilaku kasar terhadap para tahanan kembali terjadi.

Ketika tiba di pusat interogasi, anak-anak yang ditangkap ini akan ditanyai sendiri-sendiri. Proses interogasi ini penuh intimidasi dan kekerasan.

Begitu interogasi selesai, mayoritas dari mereka akan dimasukkan dalam penjara, menunggu pengadilan militer dilangsungkan.

Pada kebanyakan kasus, anak-anak ini terpaksa mengaku bersalah karena hanya itu cara tercepat untuk melepaskan diri dari proses interogasi dan penahanan sementara yang penuh siksaan. (MR/Sahabat al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Alhamdulillah, Tahanan Palestina Bebas. Gaza Bergembira. Tapi Butuh ‘Shalit Baru’
Beraninya Sama Anak Sekolahan! Pemukim Liar Yahudi Serang Sekolah Putri ‘Cordoba’ di al-Khalil »