Seminggu Terakhir Ini, Ribuan Warga Riau Nonton ”Tears of Gaza”
7 January 2012, 17:10.
PEKANBARU, Sabtu (Sahabatalaqsha.com): Dalam sepekan ini, lebih dari seribu warga Riau, khususnya di Pekanbaru dan Tembilahan telah menonton film “Tears of Gaza” (Tangisan-tangisan Gaza). Demikian dilaporkan oleh Penanggung Jawab Sahabat Al-Aqsha Riau Idris Ahmad sore ini.
Di beberapa tempat yang diselenggarakan ”nonton bareng” film dokumenter tentang kekejaman Israel ini, tak sedikit di antara penonton yang menitikkan air mata.
Jumat (7/1) siang giliran pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Silaturrahim Remaja Masjid Muthmainnah POLDA (Kepolisian Daerah) Riau (FSRMM) ”nonton bareng” di Masjid yang terletak di Jalan Kartini Pekanbaru tersebut.
”Sedih, marah, geram, kesal. Itulah ekspresi yang muncul dari raut wajah kebanyakan para penonton film Tears of Gaza. Ya! Sedih melihat kondisi saudara-saudara kita di Gaza dan marah, geram, serta kesal mengingat sedikit hal yang bisa kita lakukan untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang terzhalimi disana” begitu bunyi rilis berita dalam blog internal perkumpulan para pelajar dari berbagai SMA dan perguruan tinggi di Pekanbaru itu.
“Tears of Gaza” adalah sebuah film dokumenter yang mengisahkan tentang kehidupan rakyat Gaza saat diserang Israel pada Desember 2008 hingga awal 2009.
“Biasanya setelah menonton film tentang Palestina, kebanyakan dari kita bertanya-tanya, apa yang bisa kita lakukan untuk membantu saudara-saudara kita disana? Minimal bantulah dengan do’a, karena do’a merupakan senjatanya orang-orang beriman,” ujar salah seorang tim mentor FSRMM Hidayat.
Pekan sebelumnya, seribuan warga Panam Pekanbaru juga nonton bareng di Masjid Darul Hikmah. Acara yang dihelat usai Shalat Isya berjamaah itu pun mengharu birukan perasaan penontonnya.
”Penonton perempuan banyak yang nangis, terbawa emosi. Mereka betul-betul merasa keberadaan anak-anak di Gaza yang kehilangan orangtua, ada anak yang terpaksa menggunakan tongkat, masih kecil sudah kena bom,” ungkap Ustadz Rahmad Wahyudin, yang menaja nonton bareng tersebut.
Rahmad menyarankan agar film ini disebarkanluaskan, agar masyarakat bisa merasakan fakta yang sebenarnya terjadi di Gaza. ”Karena yang diberitakan oleh media sering tidak utuh. Apalagi banyak media kita yang tanda kutip,” ujarnya.
Penonton lainnya, Wily Glint Valiant mengungkapkan. “Film ini membuka mata kita tentang kekejaman bangsa Israel dan perjuangan hidup anak-anak Palestina.”
Sementara itu di Tembilahan, di saat banyak tetangganya menyetel nyanyian dengan soundsystem besar dan berjoget ria. sebuah keluarga nonton bareng bertepatan dengan pergantian tahun baru Masehi. ”Islam ini tidak cukup paham agama, mesti kuat militer, kuat ekonomi,” kata Shabri usai nonton Tears of Gaza.
Idris Ahmad juga melaporkan ramainya permintaan untuk memperbanyak film ini juga datang dari berbagai pihak. Misalnya, Maharani, salah seorang mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional Program Pasca Sarjana Universitas Riau menggandakan film ini untuk ditonton bersama dengan teman-teman pengajiannya.
Begitu juga Bayu, mahasiswa Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau menggandakan film tentang kekejaman Israel ini untuk ditonton bersama rekan-rekan komunitasnya. Hal yang sama dilakukakan Danang, Sekretaris Masyarakat Ekonomi Syariah Riau, ia juga men-copy film ini.
Masyarakat Riau, khususnya di kawasan Pekanbaru, Rumbai dan Pelalawan, sejak sebelum Ramadhan dan selama bulan Ramadhan telah mengamanahkan bantuannya untuk rakyat Palestina.
Termasuk ketika pada minggu ketiga bulan Ramadhan, Pekanbaru kedatangan qari asal Palestina, yang memimpin solat Tarawih di berbagai masjid, di antaranya Masjid Akramunnas dan Masjid Arfa’unnas di kampus Universitas Riau, dan tabligh Akbar di Masjid Agung An-Nur.
Menurut Direktur Operasional Sahabat Al-Aqsha, Amirrul Iman, dana dari masyarakat Riau termasuk yang digunakan untuk membantu beasiswa untuk 30 orang mahasiswa kedokteran Gaza di Sudan.
Dana itu juga digunakan untuk membantu TK Bintang Al-Quran, taman kanak-kanak pertama di Gaza yang 100% didanai masyarakat Indonesia untuk anak yatim dan faqir miskin di desa Jabaliya Al-Balad, Gaza.* (Sahabatalaqsha.com)
INFAQ TERBAIK ANDA
DONASI
Sampaikan Infaq terbaik anda melalui rekening
Donasi Palestina:
Bank Syariah Mandiri
No. Rek 7799800009
an. Sahabat Al Aqsha Yayasan
Donasi Suriah:
Bank Syariah Mandiri
No. Rek 7799880002
an. Sahabat Al Aqsha Yayasan
Untuk konfirmasi donasi anda, silakan klik di sini.
atau SMS ke
+62 877 00998 009 atau
+62 877 00998 002
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.

