Palestina Alami Krisis Listrik Terburuk

25 January 2012, 08:19.

JAKARTA, Rabu (Sahabatalaqsha.com): Palestina mengalami krisis listrik terburuk dalam 15 tahun terakhir. Dua hari lalu, penduduk di Wadi Hilwah mengalami mati listrik selama 18 jam berturut-turut.

Rendahnya suhu di musim dingin seperti saat ini, diakui penduduk sangat menyusahkan, terutama bagi anak-anak dan warga usia lanjut. Listrik yang mati tiba-tiba juga merusak peralatan listrik.

Pemerintah kota Yerusalem sendiri mengklaim bahwa kondisi infrastruktur di Wadi Hilwah semakin membaik. Namun di lapangan, yang terjadi adalah sebaliknya. Selain krisis listrik, infrastruktur jalan di Wadi Hilwah juga dalam kondisi buruk.

Pekerjaan penggalian yang meningkat menimbulkan kemacetan. Saluran telepon perlu diganti dan pelayanan internet memburuk.

Salah seorang penduduk mengatakan, “Sejak awal kami tahu bahwa semua pekerjaan ini tidak ditujukan untuk memperbaiki kondisi kehidupan disini, melainkan sebagai alasan untuk melakukan penggalian di jalan Wadi Hilwah. Otoritas ‘Israel’ juga mengumumkan bahwa mereka akan membangun sekolah untuk anak perempuan, tetapi tiba-tiba pembangunan itu beralih menjadi kantor Kementerian Dalam Negeri ‘Israel’. Jadi kami sama sekali tidak mempercayai ‘Israel’.” (MR/ Sahabat al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« [Pengumuman] Pemenang Lomba Poster Bulan Intifadha Sahabat Al-Aqsha
Gaza Butuh 100 Ribu Rumah, Bangunan Baru »