Ratusan Tahanan Palestina di Penjara Zionis Mogok Makan

8 February 2012, 19:32.

JAKARTA, Rabu (Sahabatalaqsha.com): Sedikitnya 700 tahanan Palestina di penjara Raymond ‘Israel’ melancarkan aksi mogok makan mulai hari Selasa (7/ 2/ 2012) dalam rangka memprotes buruknya kondisi penahanan.

Dalam keterangan persnya pada Senin (6/ 2/ 2012) lalu, Kementerian Tahanan di Gaza mengatakan bahwa mogok makan akan dilakukan setiap hari Selasa dan frekuensinya akan ditambah jika pihak penjara tidak memenuhi tuntutan mereka.

Para tahanan menulis sekitar sembilan tuntutan kepada pihak penjara. Tuntutan yang utama adalah meniadakan sel isolasi (kurungan soliter). Tuntutan lainnya, seperti mengembalikan semua tahanan yang berada di sel isolasi ke bangsal, mengizinkan kunjungan keluarga yang sudah enam tahun terakhir ini dilarang, izin menelepon kerabat.

Kemudian tuntutan perbaikan kondisi makanan di kantin penjara dan meningkatkan kualitas pelayanan medis. Menurut pihak kementerian, jika tuntutan-tuntutan ini diabaikan sangat mungkin aksi mogok makan meluas ke penjara-penjara lainnya.

Sementara itu, pemimpin gerakan perlawanan di Tepi Barat, Islamic Jihad, Khader Adnan sampai hari Senin kemarin telah memasuki hari ke-51 mogok makan sejak 17 Desember lalu. Adnan yang saat ini dalam kondisi kritis ditangkap tanpa melewati proses hukum (penahanan administrasi).

Seperti dikutip dari laman electronicintifada.net, Kelompok Hak Asasi Manusia (HAM) Amnesty Internasional kemarin telah mendesak ‘Israel’ untuk membebaskan Adnan. Dalam pernyataannya, wakil Direktur Amnesty Internasional, Ann Harrison mengatakan, selama bertahun-tahun ‘Israel’ melakukan penahanan administrasi kepada para aktivis internasional.

“Proses ini melanggar hak mereka atas pengadilan yang adil yang dijamin oleh hukum internasional dan ‘Israel’ wajib menegakkan hukum internasional,” tuturnya. (MR/ Sahabat al-Aqsha)

20120208-193205.jpg

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Zionis Rencanakan Buka Pangkalan Militer di Yunani
Hackers Serbu Situs-situs Palestina »