Universitas Top Bantu Industri Persenjataan Zionis

9 February 2012, 15:05.

JAKARTA, Kamis (Sahabatalaqsha.com): Banyak institusi akademik di luar negeri bekerja sama dengan industri persenjataan ‘Israel’. Salah satunya adalah London School of Economics (LSE).

Para mahasiswa LSE sendiri telah mengkritisi keterlibatan universitas mereka dalam kerja sama pengumpulan dana dengan Uni Eropa (UE) terkait riset pembuatan buldoser yang dikendalikan dengan remote control untuk menghancurkan permukiman Palestina secara ilegal.

Proyek tersebut diperkirakan membutuhkan dana sekitar US$3,1 juta dan berjalan dari tahun 2011 sampai 2014. Universitas lain dan institut penelitian dari Jerman, Perancis, Italia, Belanda, dan Polandia juga disebut-sebut terlibat. Mereka bekerja sama dengan Institut Teknologi ‘Israel’ di Haifa yang bernama Technion.

Lebih dari dua per tiga pembiayaan proyek tersebut datang langsung dari program multitahunan penelitian ilmiah UE. Pada 26 Januari lalu, sekitar 50 orang murid LSE menggelar sebuah pertemuan untuk mendiskusikan isu ini. Murid-murid yang mengkampanyekan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) terhadap ‘Israel’ ini menyatakan kecewa atas keterlibatan universitas mereka dengan Technion untuk menindas rakyat Palestina.

Technion membuat teknologi untuk mendeteksi terowongan-terowongan rahasia, membangun buldoser yang dikendalikan dengan remote control (D9) dan bekerja dengan perusahaan senjata, termasuk perusahaan Elbit Systems yang menciptakan sistem pengawasan elektronik untuk tembok ‘Israel’ di Tepi Barat.

Lulusan Technion sendiri banyak yang terlibat dalam pemerintahan Zionis. Beberapa tokoh politik dan militer, seperti anggota sayap kanan partai Yisrael Beiteinu, Uzi Landau merupakan salah satu lulusan Technion.

Lalu mantan pemimpin perusahaan senjata, Rafael Advanced Defense Systems, Amos Horev pernah menjabat sebagai presiden Technion. Dia juga pernah menjadi anggota Komisi Turkel, yakni sebuah badan milik ‘Israel’ yang terlibat dalam penyerangan ke kapal Freedom Flotilla pada Mei 2010 lalu dan menewaskan sembilan orang penumpangnya. (MR/ Sahabat al-Aqsha)

20120209-150551.jpg

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Hackers Serbu Situs-situs Palestina
Ribuan Yahudi Bersiap Serbu Masjid al-Aqsha »