Masjidil Aqsha Kritis! Satu Warga Palestina Syahid, Belasan Luka-luka Ditembaki Zionis

25 February 2012, 06:55.

JAKARTA, Sabtu (Sahabatalaqsha.com): Sebuah bentrokan terjadi antara polisi Zionis ‘Israel’ dengan ratusan warga Palestina yang berkumpul di Masjid al-Aqsha untuk melawan aksi provokasi yang dilakukan ‘Israel’ selama sepekan ini. Dalam bentrokan yang terjadi hari Jumat (24/ 2/ 2012) kemarin itu, polisi ‘Israel’ menggunakan gas air mata dan granat setrum untuk melawan warga Palestina. Akibatnya satu orang Palestina, Talal Ramiyeh, meninggal dunia.

Menurut salah seorang Muslim Palestina yang saat itu berada di lokasi bentrokan, polisi-polisi Zionis itu memulai serangan dengan menembakkan gas air mata ketika umat Muslim sedang beribadah. Selain satu orang korban meninggal, sedikitnya 15 warga Palestina luka-luka akibat serangan biadab ini. Penjajah Zionis juga menangkap empat orang Palestina.

Masjid al-Aqsha yang merupakan ssalah satu situs tersuci umat Islam telah menjadi ajang bentrokan antara serdadu Zionis dengan jamaah Palestina sejak tanah Palestina diduduki ‘Israel’. Selama 2011 yang lalu, penistaan dan perusakan terhadap Masjidil Aqsha dilakukan sebanyak 110 kali oleh orang-orang Yahudi Zionis.

Sementara itu, hari Jumat (24/ 2/ 2012) kemarin, puluhan ribu warga Palestina di Gaza menggelar aksi unjuk rasa untuk mendukung Masjid al-Aqsha. Mereka melakukan iring-iringan sehabis shalat Jumat dari enam masjid menuju masjid agung di Khan Younis. Di sana, mereka bergabung dengan jamaah lainnya dan menggelar aksi protes secara besar-besaran.

Dalam aksi tersebut, para pengunjuk rasa menyerukan kepada seluruh rakyat Palestina untuk mempersiapkan diri mempertahankan Masjid al-Aqsha dari agresi Zionis. (MR/ Sahabat al-Aqsha)

20120225-065341.jpg

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Masjidil Aqsha Kritis

« Penjajah Yahudi Umumkan Kampanye Penghancuran Masjidil Aqsha
Netanyahu: ‘Mestinya Semua Orang Arab Mati Saja!’ »