Pemimpin Aksi Mogok Makan Bertemu dengan Otoritas Penjara ‘Israel’

12 May 2012, 09:48.

JAKARTA, Jumat (Sahabatalaqsha.com): LSM pembela HAM tahanan Palestina mengatakan bahwa pemimpin aksi mogok makan telah bertemu dengan pihak administrasi penjara ‘Israel’ di penjara Nafha. Seperti dikutip dari laman Maan News, pihak administrasi penjara menunjukkan tanda-tanda akan melonggarkan kebijakan sel isolasi dan berjanji mengurangi pembatasan kunjungan keluarga.

Para pemimpin aksi mogok makan akan segera bertemu kembali dengan pihak administrasi untuk merespons rencana keringanan tersebut.  LSM itu juga menambahkan bahwa para tahanan di penjara Nafha baru-baru ini berhenti minum vitamin dan mengancam akan stop minum air juga.

Sementara itu, sejumlah dokter penjara mengatakan bahwa tahanan, Thaer Halahla, 33, berada dalam kondisi kritis akibat mogok makan selama 72 hari, sejak 29 Februari. Saat ini Halahla berada di dalam klinik penjara. Selain bobot tubuhnya yang menurun drastis, ia mengalami penurunan tekanan darah serta pendarahan di gusi dan bibirnya. Suhu tubuhnya juga naik turun dalam tingkat yang membahayakan dan dokter telah menemukan adanya infeksi di tubuh Halahla.

Pemerintah Zionis sendiri tidak mengacuhkan permintaan Uni Eropa dan Palang Merah Internasional agar memindahkan para pemogok makan yang kondisinya kritis ke rumah sakit dan mengizinkan kunjungan keluarga. (MR/ Sahabat al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Lambat Bereaksi, Ratusan Warga Palestina Demo Besar-Besaran di Kantor PBB
Pengunjuk Rasa Kembali Berdemo di Kantor PBB »