Netanyahu Tak akan Serahkan Yerusalem
24 May 2012, 12:07.
JAKARTA, Selasa (Sahabatalaqsha.com): Perdana Menteri ‘Israel’, Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa ‘Israel’ tidak akan menerima perjanjian perdamaian apapun yang mensyaratkan pembagian Yerusalem. Dalam pernyataannya pada Minggu (20/ 5/ 2012) kemarin, ia menyebutkan, ‘Israel’ tanpa Yerusalem seperti tubuh tanpa hati.
Pertanyaan Netanyahu itu dilontarkan saat pidato peringatan “Hari Yerusalem”. Ini merupakan peringatan 45 tahun penjajahan Zionis atas Yerusalem. Dalam pidatonya, ia menuturkan bahwa ‘Israel’ tidak akan pernah menyerahkan setiap bagian dari Yerusalem, terutama wilayah Gunung Kuil yang diyakini berada di masjid al-Aqsha dan Kubah Batu.
“Bila kota ini jatuh ke tangan orang lain, saya ragu kita akan dapat menghindari perang agama. Perdamaian antar agama hanya dapat dipertahankan di bawah kedaulatan ‘Israel’,” klaim Netanyahu.
Pernyataan Netanyahu tersebut jelas-jelas bertentangan dengan kondisi ril yang terjadi saat ini dimana jutaan rakyat Palestina, baik Muslim maupun Kristen tidak mendapatkan akses untuk masuk ke tempat ibadahnya di wilayah Yerusalem yang diduduki Zionis. Penjajah Zionis juga terus menerus menghancurkan dan mengambil alih rumah-rumah milik warga Palestina demi aksi ekspansi ilegal wilayah permukiman Yahudi. (MR/ Sahabat al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
