Kegiatan Akhir Pekan Penjajah: Menangkap Imam, Menyerang Satpam, Menculik Anak
28 May 2012, 07:47.

Syeikh Ra'fat Najib foto: PIC
JAKARTA, Senin (Sahabatalaqsha.com): Penjajah Zionis Israel mengeluarkan surat pelarangan bagi seorang imam, Syeikh Ra’fat Najib, 30 tahun, untuk masuk ke Masjidil Aqsha selama empat bulan ke depan. Hari Jum’at (25/5) dini hari, segerombolan intel Zionis mendobrak masuk ke rumah imam tersebut di kota Al-Quds lalu membawanya ke pusat penahanan Maskobeh.
Beberapa saat setelahnya, imam itu dibebaskan dengan syarat tidak memasuki Masjidil Aqsha serta membayar hukuman denda 10.000 shekel (1 shekel setara dengan US$0,29).
Sementara itu, kantor berita PIC juga melaporkan serangan sejumlah pemukim haram Yahudi terhadap seorang imam Masjid Ain Silwan di kawasan Silwan, Al-Quds, pada hari Sabtu (26/5). Imam Adam Samreen, 70 tahun, diserang atas tuduhan melarang para turis untuk masuk ke masjid tersebut.
Dalam serangan itu para pemukim haram Yahudi juga melukai seorang penjaga keamanan. Di hari yang sama, tentara penjajah Zionis juga menyerang seorang anak laki-laki bernama Sa’id Alian dari kamp pengungsi Dheisheh di Bethlehem. Segerombolan tentara sebelumnya menggerebek rumah anak itu kemudian membawanya ke lokasi rahasia. Serangan Zionis yang terus-menerus dilakukan ini bertujuan mengusir warga Palestina dari kota Al-Quds alias Yerusalem.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
