Syeikh Sabri: Bendera ‘Israel’ dan Kuburan Palsu Tanda-tanda Bahaya Nyata
31 May 2012, 07:31.

Syeikh Ikrimah Sabri foto: Ryan Beiler
JAKARTA, Kamis (Sahabatalaqsha.com): Syeikh Ikrimah Sabri, Ketua Majelis Tinggi Islam di kota Al-Quds kemarin (30/5) menyampaikan ceramah di Masjidil Aqsa, menjelaskan bahwa pengibaran bendera ‘Israel’ di halaman masjid suci itu oleh para serdadu Zionis belum pernah terjadi sebelumnya. Dikutip oleh kantor berita PIC, Syeikh Sabri menegaskan bahwa kejadian itu merupakan bagian dari usaha Zionis untuk mengendalikan sepenuhnya seluruh komplek Masjidil Aqsha.
Kepada wartawan yang hadir, Syeikh Sabri juga menjelaskan, bahwa pengibaran bendera itu sejalan dengan beberapa serangan yang dilakukan oleh para serdadu penjajah yang masuk ke masjid dengan mengenakan seragamnya. “Ini sebuah bahaya yang nyata,” tukas Syeikh yang pernah menjadi imam besar Masjidil Aqsha itu.
“Kita tidak sedang melebih-lebihkan. Tapi kita bisa melihat kemunginan-kemungkinan di masa depan, dari eskalasi berbagai tindakan yang mereka (Zionis) lakukan yang sasarannya Masjidil Aqsha,” kata Syeikh Sabri sambil mengungkapkan kekecewaannya karena sejauh ini negara-negara Arab dan Muslim diam menyaksikan berlangsungnya proses Yahudisasi masjid itu.
“Diamnya dunia Arab dan Islam atas gejala ini sama dengan mendukung Zionis untuk semakin mengambil alih masjid ini,” katanya.
Menurut Syeikh Sabri, status waqaf dari tanah dan bangunan Masjidil Aqsha tidak diakui oleh penjajah. Dan kuburan-kuburan palsu yang minggu lalu ditemukan di sekitar Masjidil Aqsha adalah bagian dari usaha untuk pelan-pelan menguasai seluruh tanah komplek yang merupakan tempat suci ketiga di muka bumi itu.
“Sesudah mereka gagal membuktikan kebenaran sejarah bahwa Al-Quds atau Yerusalem milik mereka, kini mereka bikin kuburan palsu,” jelasnya.* (Sahabatalaqsha.com)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
