Bukti Takut pada Kebenaran, Zionis Roket Gedung Para Jurnalis

19 November 2012, 08:34.

Seorang jurnalis Palestina memeriksa mobil kerjanya yang baru saja ikut terkena dampak roket yang menghancurkan gedung kantornya. foto: Russia Today

JAKARTA, Senin (SahabatAlAqsha.com): Penjajah Zionis ‘Israel’ berusaha membungkam pers dengan menghancurkan dua gedung media pada Ahad (18/11) kemarin. Kelompok HAM Jurnalis Palestina mengatakan, pihaknya mengutuk agresi Zionis di Jalur Gaza dan serangan langsungnya terhadap sejumlah jurnalis dan institusi media. Sampai hari ini belum ada kelompok jurnalis Indonesia menanggapi serangan tersebut.

Ahad kemarin, serangan udara Zionis menghancurkan dua kantor pusat media di kota Gaza, termasuk kantor Maan News. Sedikitnya tujuh jurnalis terluka dalam serangan pertama dan sepuluh jurnalis lainnya dan para profesional media terluka dalam serangan berikutnya.

Maan News melaporkan, militer Zionis berdalih bahwa bangunan-bangunan itu adalah bagian dari tempat operasional komunikasi Hamas. Mereka juga mengatakan, salah satu bangunan yang menjadi target adalah “bangunan milik Hamas” yang berlokasi di dalam bangunan sipil.

“Karena itu untuk meminimalisasikan dampak pada orang-orang yang tidak bersalah, militer hanya mentargetkan perangkat komunikasi Hamas yang berada di atap bangunan bukan ruang-ruang operasional Hamas yang berada di salah satu lantai bangunan itu,” ujar pernyataan militer Zionis.

Tapi seperti biasa, pernyataan Zionis tidak sama dengan fakta yang terjadi. Imad Ifranji, Direktur TV Al-Quds di Gaza mengatakan kepada kelompok HAM Jurnalis Palestina, bahwa penjajah Zionis menembakkan sedikitnya tiga rudal ke TV editing and filming department dan lantai sebelas gedung al-Shawa. Ia menambahkan, “Serangan itu melukai semua orang yang berada di kantor, para fotografer, asisten dan supir. Bangunan itu juga rusak signifikan dan mobil TV pun rusak.”

Saed Radwan, Direktur Program TV Al-Aqsa melaporkan bahwa pesawat tempur Zionis menyerang lantai 15 gedung Shourouq yang merupakan tempat penyiaran pada pagi kemarin. Serangan itu menyebabkan sejumlah kerusakan, termasuk peralatan-peralatan penyiaran dan studio. Penjajah Zionis juga menyerang lantai 14 kantor produksi Media Palestina dan menimbulkan kerusakan. Kantor pusat Free Media di Syeikh Ridwan, Jalur Gaza juga ikut terkena serangan dan hampir hancur semua bangunannya.

Koalisi wartawan asing mencatat, bahwa kelompok media yang berkantor di bangunan-bangunan tersebut adalah negara-negara anggota PBB yang mengadopsi resolusi 1738 dimana wartawan dalam situasi konflik tidak boleh diserang.

Pihak keluarga dan kerabat dari para jurnalis itu juga ikut diserang Zionis. Pada Jumat (16/11), pasukan Zionis menyerang rumah seorang fotografer kantor berita Eropa, Ali Ibrahim hingga melukai ayah, saudarinya dan anak perempuannya. Putra dari seorang staf BBC yang baru berusia sebelas bulan pun dilaporkan tewas setelah Zionis membom rumahnya.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Sehari Kemarin 30 Warga Sipil Dibantai Zionis Israel, Apa Kata Obama si ‘Anak Menteng’?
Tunggu Kejutan Selanjutnya! Al-Qassam Tembakkan Roket ke Kapal Tempur Zionis »