Kewalahan Hadapi Roket-Roket Palestina, ‘Israel’ Ultimatum Hamas
19 November 2012, 17:11.

Dr Musa Abu Marzuq, Wakil Kepala Biro Politik Hamas. foto: Investigative Projects
JAKARTA, Senin (Sahabatalaqsha.com): Penjajah Zionis ‘Israel’ mengirimkan ultimatum kepada Hamas, melalui Mesir bahwa pihaknya akan memperluas serangannya di Gaza dalam 36 jam ke depan, kecuali Hamas berhenti menembakkan roket dan menyelundupkan senjata ke Gaza. Hal ini disampaikan ‘Israel’ melalui IDF Radio, Senin (19/11) pagi tadi.
Seperti dikutip dari Israel National News, Menteri Keuangan ‘Israel’, Yuval Steinitz mengatakan kepada radio pemerintah itu bahwa peningkatan serangan ‘Israel’ ke Gaza akan terjadi dalam hitungan jam, bukan hari. “Kami sekarang berada di antara pilihan, apakah membuat suasana menjadi tenang atau memperluas operasi,” ujarnya.
IDF Radio juga menyebutkan, saat ini terus berlangsung pembicaraan antara ‘Israel’ dan Hamas melalui pihak ketiga. Tapi perbedaan pendapat di antara kedua pihak masih lebar. Berdasarkan laporan dari Kairo, Hamas meminta ‘Israel’ menghentikan semua blokade atas Gaza, komitmen pasukan pertahanan ‘Israel’ untuk berhenti melewati pagar keamanan dan masuk ke Gaza serta berhenti membunuh target operasi.
Sementara ‘Israel’ meminta Hamas berhenti menembakkan roket ke ‘Israel’ selama beberapa tahun ke depan dan tidak lagi menyelundupkan senjata ke Gaza. ‘Israel’ setuju untuk memenuhi permintaan Hamas bahwa perbatasan Rafah ke Mesir akan dibuka, namun menolak membuka perbatasan ke ‘Israel’.
Pejabat Hamas, Dr Musa Abu Marzuq menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menyetujui permintaan-permintaan ‘Israel’.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
