Afrika Selatan akan Investigasi Penyerangan Mavi Marmara

26 December 2012, 14:59.

JAKARTA, Rabu (Sahabatalaqsha.com): Yayasan Bantuan Kemanusiaan Turki mengumumkan bahwa Republik Afrika Selatan telah memulai investigasi atas kasus kapal Mavi Marmara yang diserang Zionis ‘Israel’ pada 2010.

Kantor berita PIC (Palestinian Information Center) melaporkan, investigasi itu dilakukan atas permintaan tim pengacara dari jurnalis Davids Gadeja, 27, pada 2011 lalu yang ikut dalam kapal bantuan kemanusiaan untuk Gaza, Mavi Marmara. Menurut pernyataan yayasan Turki, Kepolisian dan Jaksa Agung Afrika Selatan telah menerima permintaan Gadeja tersebut untuk penyelidikan kriminal dan meninjau serta menyelidiki serangan itu.

Ziyaad Patel, salah seorang pengacara jurnalis mengatakan bahwa klien dan kerabatnya diperlakukan secara tidak manusiawi oleh Zionis ‘Israel’ yang merupakan kejahatan perang dan kemanusiaan menurut bagian satu dan tiga dari Piagam Roma.

Pasukan Zionis menyerang kapal Mavi Marmara pada 31 Mei 2010 di perairan internasional. Saat itu kapal sedang berlayar menuju Jalur Gaza untuk memberikan bantuan dan menghentikan blokade Zionis atas Gaza. Dalam serangan tersebut, Zionis membunuh sembilan penumpang kapal dan melukai 50 orang lainnya. (MR/ Sahabat al-Aqsha)

20121226-150148.jpg

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Kartu Pos Istimewa dari Anak-anak Gaza untuk Mahasiswa Indonesia (FSLDK)
(Foto-foto) Salim A. Fillah Mengemban Amanah ke Bumi Para Nabi, Para Syuhada »