Tentara Zionis Serang Nenek 93 Tahun dengan Anjing
4 January 2013, 08:32.

Pemukim ilegal Yahudi latih anjing untuk serang warga Palestina. foto: Arsip Demotix
JAKARTA, Jum’at (SahabatAlAqsha.com): Anjing-anjing militer Zionis ‘Israel’ menyerang seorang nenek berusia 93 tahun di kota Jenin, Tepi Barat pada kemarin (3/1). Menurut Maan News, anjing-anjing itu datang bersama pasukan Zionis yang menyamar sebagai orang Palestina dan didukung oleh tentara ‘Israel’ ketika mereka mulai menyerbu zona industri di kota itu.
Amneh Hisnawi, sang nenek, sedang sendirian di rumahnya ketika serdadu-serdadu biadab itu menyerang rumahnya. Ia lalu diserang oleh anjing peliharaan militer. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit ‘Israel’ untuk dirawat. Juru bicara militer zionis mengklaim serangan di Jenin tersebut sebagai upaya penangkapan seorang tersangka teroris. Namun ternyata ia tidak ada di rumah.
Dalam serangan Zionis itu, sekitar 500 warga Palestina melempari batu, bom molotov dan membakar ban. Fadi Ijawi, salah seorang warga berusia 23 tahun dilaporkan terluka di bagian kakinya akibat tembakan Zionis. Selain Ijawi, puluhan warga juga terganggu pernapasannya akibat gas air mata. Hari Selasa (1/1), sejumlah serdadu Zionis yang menyamar sebagai pedagang sayur juga dilaporkan menyerang kota Tamoun di Utara Tepi Barat dan menembaki para penduduk.
Bocah Dua Tahun Dipukuli Pemukim Ilegal Yahudi
Sementara itu, pada hari Rabu, sejumlah warga Palestina, termasuk seorang anak berusia dua tahun dilaporkan terluka akibat serangan puluhan pemukim ilegal Yahudi di sebuah desa di Utara Tepi Barat. Balita bernama Farah Nanseem itu terkena pukulan di kepalanya. Sejumlah warga zionis dari permukiman ilegal Esh Kodesh melakukan aksi menduduki wilayah Jalud pada sehari sebelumnya untuk mencegah warga Palestina bekerja di ladangnya.
Sejumlah penduduk desa dibawa ke rumah sakit dengan tingkat luka ringan sampai cukup serius. Beberapa rumah dan mobil juga dilaporkan dirusak oleh warga ilegal Yahudi itu. Beberapa hari sebelumnya, warga Yahudi yang brutal juga menyerang desa lain di Nablus, yaitu desa Qusra. Mereka menebangi lebih dari 150 pohon zaitun.
Para penyerang itu hanya ditahan sebentar oleh kepala keamanan desa. Para pemukim ‘Israel’ yang dinyatakan ilegal berdasarkan hukum internasional, secara rutin menyerang warga Palestina di Tepi Barat. Mereka juga kerap merusak bangunan dan mengganggu mata pencaharian warga.
Anak-anak kecil dan orang tua juga tidak luput dari serangan mereka.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
