Tawanan Palestina: Dipaksa Berdiri di Bawah Hujan Musim Dingin, Dipukuli
12 January 2013, 14:50.

Arsip foto Scoop: tawanan Palestina di salah satu penjara.
JAKARTA, Sabtu (SahabatAlAqsha.com): Di tengah hujan dan kondisi cuaca yang ekstrim, serdadu-serdadu zionis ‘Israel’ menyerang penjara administrasi ‘Israel’ di penjara Ofer lalu menyerang sejumlah tahanan Palestina pada hari Jumat (11/1) lalu. Para tahanan mengatakan, puluhan serdadu mendobrak masuk penjara dan memaksa mereka berdiri di bawah hujan dalam waktu yang lama. Setelahnya serdadu-serdadu itu menendangi para tahanan dengan brutal dan memukul mereka dengan tongkat polisi.
Seperti dilaporkan IMEMC (International Middle East Media Center), empat orang dari tahanan yang diserang dan terluka teridentifikasi bernama Khalil Al-Kharouf, Ibrahim Abu Al-Asal, Mohammad Ibrewish dan Shaher Al-Heeh. Serdadu-serdadu Zionis kemudian memindahkan sejumlah tahanan Palestina dari Ofer ke penjara Hadarim.
Serdadu-serdadu Zionis berulang kali melakukan serangan serupa terhadap para tahanan Palestina di berbagai penjara ‘Israel’, kamp penahanan dan pusat interogasi. Saat ini terdapat lebih dari 4.500 warga Palestina yang disekap di penjara Zionis, termasuk 198 orang anak, delapan wanita dan beberapa anggota parlemen.
Sebanyak 79 orang tahanan dilaporkan tewas di penjara Zionis sejak meledaknya gerakan Intifadhah. Mereka antara lain meninggal akibat penyiksaan dan buruknya pelayanan kesehatan di penjara. Sejak 1967, total terdapat 202 tahanan yang tewas atau pun dibunuh di penjara Zionis. Puluhan tahanan lainnya dilaporkan tewas beberapa saat setelah mereka dibebaskan akibat penyakit yang tak kunjung sembuh dan tidak diobati selama di penjara.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
