Pemukim Haram Hanya Berani Serang Warga Jika Serdadu Ada
11 February 2013, 09:10.

Seorang pemukim haram Yahudi dan seorang serdadu zionis berpose di Al-Khalil atau Hebron. foto: Bits of News
JAKARTA, Senin (SahabatAlAqsha.com): Ada ciri khas dari para pemukim ekstrimis Yahudi. Mereka hanya berani menyerang serta mengganggu warga Palestina secara bergerombol dan senang berlindung di bawah ketiak serdadu-serdadu penjajah zionis ‘israel’.
Seperti yang terjadi Sabtu (9/2) kemarin. Serdadu-serdadu zionis menyerbu kota Azzoun, di Timur Tepi Barat sebelah Utara pada Sabtu malam demi melindungi aksi brutal sekelompok pemukim ekstrimis Yahudi yang berusaha menyerang desa ini dari sisi Timur. Mereka menembakkan gas air mata ke arah warga.
Seperti dilaporkan IMEMC (International Middle East Media Center), sejumlah sumber medis melaporkan, puluhan warga terpaksa dirawat karena menghirup gas air mata yang ditembakkan serdadu-serdadu Zionis ketika para penduduk mencoba menghentikan serangan pemukim-pemukim ilegal Yahudi ke desa mereka.
Ratusan warga berkumpul di semua pintu masuk desa setelah para pemukim ilegal Yahudi mencoba menyerang desa mereka. Insiden Sabtu kemarin itu semakin sulit dicerna akal sehat setelah para serdadu zionis mengancam akan menangkapi penduduk desa, bukannya menertibkan kelakukan brutal pemukim ilegal Yahudi.
Sementara itu, di distrik Hebron, Tepi Barat sebelah selatan, serdadu Zionis dilaporkan menangkap empat warga Palestina. Tiga orang dari mereka diculik pada Sabtu pagi di desa Kanaan yang merupakan desa protes yang baru didirikan oleh para relawan di tanah Palestina, milik beberapa warga Yatta. Satu orang lainnya diculik di rumahnya di Yatta setelah serdadu Zionis menghancurkan properti-properti miliknya.
Sudah tanah dan bangunannya dirampas, orangnya ditangkap pula.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
