Surat untuk Para Dokter dan Perawat di Aleppo (Foto)
26 February 2013, 12:00.
ALEPPO, Selasa (SahabatAlAqsha.com | SahabatSuriah.com):
Ketika kami mengunjungi rumah sakit-rumah sakit kalian, dengan halus kalian melarang kami memotret.
Kami faham. Menyiarkan wajah-wajah kalian akan sangat membahayakan. Kami faham larangan itu bukan karena kalian takut ditangkap atau takut mati, seperti sebagian dari kalian yang telah lari meninggalkan Aleppo…
Kami faham:
kalau kalian sampai ditangkap dan dibunuh, siapa lagi yang akan mengepel ceceran darah…
kalau kalian sampai ditangkap dan dibunuh, siapa lagi yang akan menjahit luka-luka…
kalau kalian sampai ditangkap dan dibunuh, siapa lagi yang akan mengamputasi kaki yang hancur…
kalau kalian sampai ditangkap dan dibunuh, siapa lagi yang akan mengangkat ginjal yang berantakan ditembus peluru sniper…
kalau kalian sampai ditangkap dan dibunuh, siapa lagi yang akan mengeluarkan peluru dari leher anak itu…
kalau kalian sampai ditangkap dan dibunuh, siapa lagi yang akan mengoperasi tulang-tulang yang patah itu…
kalau kalian sampai ditangkap dan dibunuh, siapa lagi yang akan mengoleskan salep di tubuh-tubuh yang terbakar…
kalau kalian sampai ditangkap dan dibunuh, siapa lagi yang akan mencabuti pecahan mortir di punggung perempuan itu…
Namun, begitu, izinkan kami menyiarkan foto-foto yang sudah diedarkan kantor-kantor berita, yang mudah-mudahan sudah kalian izinkan peredarannya.
Untuk dilihat oleh para dokter dan perawat Indonesia. Mungkin ada satu dua yang berkenan menyumbangkan keahliannya, bergabung dengan kalian di Aleppo.
Semoga Allah pilih orang-orang terbaik diantara kami untuk menemani kalian. Semoga Allah ridha pada pengorbanan kalian. Semoga Allah menangkan Al-Haq, dan kita semua berada di dalamnya.* (Sahabat Al-Aqsha | Sahabat Suriah)





















Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
