Yasmin, Gadis Berusia 14 Tahun Itu Ditembak Serdadu Zionis Begini…

15 February 2016, 10:41.
Foto: MaanImages

Foto: MaanImages

BAYT LAHM, Senin (Ma’an News Agency | Al-Huriyah Al-I’lamiyah): Penjajah Zionis kemarin (14/2) sore menembak Yasmin Rashad al-Zarou (14) di dekat Masjid Ibrahimi, Al-Khalil, saat melewati pos pemeriksaan Zionis Salamah yang dikenal juga sebagai pos pemeriksaan 160. Yasmin dikabarkan melewati pos pemeriksaan itu bersama saudara perempuannya. Baru beberapa meter melewati penjagaan serdadu Zionis, Yasmin ditembak dan terjatuh, menggeliat berusaha bangkit, namun tidak berhasil. Yasmin ditembak di lutut, tangan dan perutnya.

Ini rekaman amatir beberapa saat sesudah Yasmin terjatuh bersimbah darah.

https://youtu.be/SJj3HcD9gKQ

Yasmin dituduh berupaya melakukan penikaman. Namun, warga Palestina yang ada di tempat kejadian memberikan pernyataan berlawanan. Warga mengatakan, Yasmin sama sekali tak berupaya melakukan penikaman. Media Zionis juga memberitakan, tak ada warga ‘Israel’ yang terluka saat insiden terjadi. Dengan demikian, tak ada alasan bagi serdadu Zionis untuk melepaskan tembakan. Yasmin akhirnya dievakuasi ke rumah sakit oleh pihak Zionis. Berdasarkan laporan situs Al-Huriyah Al-I’lamiyah, Yasmin menjalani beberapa operasi pembedahan. Operasi berhasil dan kondisinya kini stabil, sebagaimana yang disebutkan oleh juru bicara RS Syi’ari Tasdiq, tempat ia dirawat. Belum ada kabar lain tentang saudara perempuan atau keluarga Yasmin sekarang.

Saat kejadian, sejumlah warga berusaha mendekat untuk menolong, tapi dicegah oleh serdadu Zionis dengan tembakan. Seorang pria berkursi roda yang mendekat bahkan dijungkirkan. Ketika warga Palestina bergegas mendekati pria berkursi roda itu untuk membantu, serdadu Zionis menembakkan granat kejut.


Berarti dalam sehari kemarin, Ahad (14/2), penjajah Zionis menembak empat remaja Palestina. Selain Yasmin, serdadu Zionis bahkan menembak mati Naim Ahmad Yousif Safi asal kota al-Ubediya, timur Bayt Lahm karena dituduh hendak menikam serdadu Zionis di pos pemeriksaan sebelah utara Bayt Lahm. Juru bicara Zionis, Micky Rosenfeld mengatakan, pemuda Palestina itu mendekati pos pemeriksaan Mazmoria di dekat permukiman ilegal Yahudi Har Homa dan mengeluarkan sebilah pisau. Menurut Rosenfeld, karena melihat pisau itulah serdadu Zionis menembak Safi. Masih belum jelas apakah Safi tewas seketika di tempat kejadian atau meninggal dunia tak lama kemudian akibat luka parah yang dideritanya.

Seperti halnya Safi, kemarin serdadu Zionis juga menembak mati dua remaja berusia 15 tahun di sebelah utara Tepi Barat. Penjajah Zionis menuduh Nihad Raed Muhammad Waqed dan Fuad Marwan Khalid Waqed asal al-Araqa menembak serdadu Zionis di dekat desa al-Araqa, sebelah barat Jenin. Juru bicara militer Zionis menyatakan, tak ada serdadu ‘Israel’ yang terluka.

Sabtu (13/2) lalu, penjajah Zionis juga menembak mati gadis Palestina bernama Kilzar al-Uweiwi (18) di pos pemeriksaan dekat Masjid Ibrahimi, Kota Tua al-Khalil, yang ditetapkan sebagai “zona militer tertutup” sejak November lalu. Itu berarti, penduduk Palestina di wilayah tersebut harus terdaftar dalam sistem angka agar bisa melewati sekitar 20 pos pemeriksaan militer Kota Tua.

Kilzar al-Uweiwi (18) tewas ditembak mati serdadu Zionis, Sabtu (13) lalu. Foto: Middle East Monitor

Kilzar al-Uweiwi (18). Foto: Middle East Monitor

Tercatat lebih dari 170 warga Palestina tewas oleh pasukan Zionis dan para pemukim ilegal Yahudi sejak pecahnya intifadhah di penjuru wilayah Palestina sejak Oktober lalu. Sebagian besar warga Palestina yang dituduh melakukan penyerangan ditembak mati di tempat kejadian.* (Ma’an News Agency | Al-Huriyah Al-I’lamiyah | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Dalam 48 Jam, Penjajah Zionis Gusur 70 Bangunan Warga Palestina
Siswa Sekolah Inggris Diinterogasi Polisi Karena Dukung Palestina »