Penjajah Zionis Tak Izinkan Keluarga Jenguk Al-Qiq
20 February 2016, 19:18.

Foto: Middle East Monitor
LONDON, Sabtu (Middle East Monitor): Penjajah Zionis tak mengizinkan keluarga wartawan Muhammad Al-Qiq –yang sudah 87 hari melakukan mogok makan– mengunjunginya di rumah sakit Afula. Hamam Al-Qiq, saudara lelaki Muhammad, mengatakan pada kantor berita Anadolu bahwa pejabat Palestina memberitahu mereka segala upaya tengah dilakukan agar keluarga bisa mengunjungi Al-Qiq. Namun, hingga kini upaya tersebut belum berhasil mencabut larangan yang diberlakukan pihak keamanan Zionis.
Terkait hal ini, Hamam meminta masyarakat internasional campur tangan agar keluarga bisa menjenguk Al-Qiq. “Kemarin, Muhammad meminta keluarganya diizinkan bertemu dengannya di rumah sakit karena kondisi kesehatannya kian memburuk dan dia bisa meninggal dunia kapan saja,” kata Hamam. Dalam pernyataan pers, Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah mengatakan, “Berbagai upaya tengah dilakukan oleh otoritas nasional dan sejumlah pihak agar keluarga bisa menjenguk Al-Qiq secepatnya.” Seperti diketahui, Al-Qiq mulai melakukan aksi mogok makan sejak 25 November 2015 untuk memprotes penahanan administratif terhadap dirinya.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
