Dengan Todongan Senjata, Serdadu Zionis Usir Petani Palestina dari Ladang Mereka Sendiri
21 February 2016, 18:10.

Foto: MaanImages
AL-KHALIL, Ahad (Ma’an News Agency): Serdadu Zionis mengusir petani-petani Palestina dengan todongan senjata dari ladang mereka sendiri di daerah pinggiran kota Beit Ummar, sebelah selatan Tepi Barat terjajah, kemarin (20/2). Relawan setempat dan juru bicara komite Muhammad Ayyad Awad mengatakan pada Ma’an, Muhammad Abd al-Hamid Sleibi dan keluarganya sedang memangkas pohon di ladang mereka di daerah Wadi Abu al-Reish saat para serdadu Zionis mendekati mereka. Serdadu Zionis menodongkan senjata mereka kepada Sleibi dan anggota keluarganya, serta memaksa mereka membawa barang-barang dan meninggalkan ladang.
Padahal, kata Sleibi, ia sudah memperoleh surat perintah dari Mahkamah Agung ‘Israel’ yang memberikannya akses penuh ke ladangnya. Namun, petugas pemerintahan sipil yang tiba dengan para serdadu bersenjata itu mengatakan pada Sleibi bahwa hanya satu orang yang boleh ada di ladang mereka. Sleibi terpaksa pergi bersama anggota keluarganya karena “takut akan ancaman terhadap jiwa mereka”.
Kebanyakan daerah pinggiran di desa Beit Ummar –terletak sekitar 10 kilometer di utara kota Al-Khalil– ditetapkan sebagai Area C berdasarkan Perjanjian Oslo, dan berada di bawah kendali militer Zionis. Tinggal di area itu berarti warga Palestina harus mendapat izin dari pemerintahan sipil ‘Israel’ jika ingin melakukan aktivitas. Perlu diketahui, penjajah Zionis sangat jarang memberikan izin. Lebih dari 4.000 dunam (988 hektar) ladang milik warga Palestina di Beit Ummar diperuntukkan bagi pembangunan permukiman ilegal dan jalan-jalan pintas orang Yahudi.* (Ma’an News Agency | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
