Desa Bab Al-Shams Jilid Kedua Diserbu Lagi

25 March 2013, 12:31.

YOGYAKARTA, Senin (SahabatAlAqsha.com): Pasukan penjajah zionis ‘israel’ menyerbu desa protes di wilayah Bani Yunus di desa Bab Al-Shams, Yerusalem Timur pada Sabtu (23/3) lepas tengah malam sampai dini hari. Lebih dari 50 aktivis ditahan dalam insiden ini. Demikian dilaporkan Occupied Palestine. Ini merupakan penyerbuan dan pembongkaran kedua yang dilakukan pasukan penjajah terhadap desa yang didirikan para relawan untuk menentang pembangunan pemukiman ilegal di tanah rakyat Palestina.

Bulan Januari lalu, untuk pertama kalinya sejak tahun 1948 di atas wilayah kosong yang disebut E1 itu didirikan solat Jum’at. Namun malam harinya desa itu diserbu dan dibongkar paksa oleh pasukan zionis. (Baca beritanya di sini: Bab Al-Shams, Jenis Baru Perlawanan Terhadap Penjajah: Sebuah Kronologi)

Menurut sejumlah sumber lokal, dini hari Sabtu itu, pasukan penjajah memakai beberapa buldozer untuk menyingkirkan tenda-tenda yang didirikan di wilayah tersebut. Mereka juga menangkap sebagian besar warga dan relawan yang terlibat, termasuk anggota parlemen Palestina, Mustafa Barghouthi.

Relawan anti permukiman ilegal Yahudi, Abdullah Abu Rahma mengatakan sekitar 300 serdadu Zionis di bawah perlindungan helikopter menyerbu tenda-tenda itu selepas tengah malam. Mereka datang bersama beberapa kendaraan dan sebuah bis untuk membawa tahanan.

Tiba di lokasi, serdadu-serdadu Zionis langsung menembaki tenda dan menangkap sebagian besar aktivis. Pada Sabtu paginya, IOF memasang penghalang di pintu masuk wilayah ini dan melarang semua warga juga barang yang mau masuk ke sana.

Relawan Mohamed Qanadilo mengatakan kepada Quds Press, sebelum pasukan penjajah menyerbu, para relawan telah memutuskan untuk bertahan di wilayah itu meski ada perintah evakuasi. “Kami ada di tanah kami dan penjajahlah yang seharusnya pergi karena telah menduduki Palestina dan Yerusalem secara ilegal. Kami akan tetap mempertahkan tanah kami dan tidak akan pergi,” ujarnya.

Dalam insiden terkait, pemuda Palestina resmi menikah dengan seorang gadis pada Sabtu sore di wilayah Bani Yunus tersebut. Pasangan ini merupakan relawan yang menentang apartheid zionis dan permukiman ilegal Yahudi.

Wilayah Bani Yunus didirikan di atas reruntuhan desa Bab Al-Shams di Yerusalem Timur yang termasuk area E1 yang akan dibangun 4.000 permukiman ilegal Yahudi dan memisahkan Yerusalem dari Tepi Barat.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« B’Tselem: Setiap Tahun Zionis Culik dan Sekap 7.000 Anak Palestina
Pohon Masjidil Aqsha Ditebangi, Penyusup Yahudi Berhasil Digagalkan »