Kurang Kerjaan, Pasukan Zionis Periksa Tas Anak Sekolah, Dituduh Bawa Bom

2 April 2013, 17:23.

JAKARTA, Selasa (SahabatAlAqsha.com): Pasukan zionis ‘israel’ meminta anak-anak Palestina membuka tas mereka ketika melewati pos pemeriksaan militer dalam perjalanan ke sekolah pada Senin 1/4 di kota Hebron. Sekitar lima menit setelahnya, polisi zionis menghampiri seorang aktivis bernama Noora dan memintanya menunjukkan paspornya.

Saat memeriksa paspor, Noora bertanya kepada polisi perihal penggeledahan tas-tas anak sekolah itu karena sebenarnya mereka tidak berhak melakukannya. “Karena ada bom,” klaim polisi-polisi zionis, seperti dikutip dari situs Al-Qassam. “Benarkah? Seberapa sering Anda menemukan bom di tas mereka?” Noora balik bertanya. “Setiap saat,” jawab mereka.

Jawaban mereka membuat Noora heran dan tidak percaya orangtua mereka mengirim anak-anaknya ke sekolah sambil membawa bom di tas. Apalagi, kata Noora, dalam dua bulan terakhir ini ia tidak pernah melihat ada serdadu zionis yang menemukan bom di tas anak-anak sekolah. “Dan tentunya anak-anak usia 7-12 tahun itu pergi ke sekolah karena ingin belajar bukan untuk mengancam keamanan,” ujarnya.

Sementara itu, Pusat Informasi Waldi Hilwah di Silwan melaporkan, sekelompok pemukim ilegal Yahudi menyerang seorang anak Palestina di daerah Ash-Sharaf yang sedang dalam perjalanan dari rumahnya ke sekolah Al-Rashidiyyah di Yerusalem. Akibat tindakan brutal ini, Sultan al-Kiswani, 16 tahun, luka-luka dan harus dibawa ke klinik lokal sebelum kemudian dipindahkan ke rumah sakit di Syeikh Jarrah.

Sejumlah saksi mata mengatakan, kekerasan oleh pemukim ilegal Yahudi semakin meningkat, terutama di jalan-jalan yang sering dipakai warga Palestina untuk pergi ke Masjidil Aqsha dan pasar-pasar di Kota Tua Yerusalem.

Beberapa hari lalu, sejumlah pemukim ilegal Yahudi juga menyerang sekelompok siswi Palestina di Silwan dalam perjalanan pulang ke rumah. Mereka melempari para pelajar ini dengan sampah. Ketika seorang wanita datang hendak membantu siswi-siswi itu, para pemukim ilegal itu berbalik menyerang dan berusaha mencopot kerudung wanita itu. (MR/ Sahabat al-Aqsha)

0

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Abu Hamdiyah Wafat Saat Dipasung, Masih Ada 24 Tawanan Lain yang Kanker Kronis
Saudari Abu Hamdiyah: “Otorita Palestina Bertanggung Jawab atas Kematian Abu Hamdiya” »