Delta Airlines Stop Cemilan Produk Pemukim Yahudi karena Keluhan Penumpang

4 August 2013, 09:06.

Cemilan yang diproduksi pemukim ilegal Yahudi yang disajikan di pesawat Delta Airlines. foto: Electronic Intifada

YOGYAKARTA, Ahad (SahabatAlAqsha): Ini contoh konsumen yang cerdas. Tidak asal makan atau minum apa saja yang disajikan pesawat. Seorang penumpang pesawat maskapai Delta Airlines salah satu maskapai terbesar di dunia, mengirimkan surat keluhan setelah menemukan cemilan yang disajikan dalam perjalanan dari Tel Aviv yang diproduksi oleh pemukiman ilegal Yahudi di Palestina.

Maskapai Delta Airlines memutuskan berhenti menyajikan makanan ringan itu

Who Profits, sebuah proyek penelitian dari Coalition of Women for Peace yang berbasis di Tel Aviv melaporkan bahwa Delta Airlines berhenti menyajikan makanan ringan Ahva Vanilla Halva, tiga pekan setelah seorang penumpang melayangkan surat keluhan terkait penyajian snack ini kepada bagian hukum maskapai.

Seperti dikutip dari Electronic Intifada, di dalam surat balasan Delta Airlines kepada penumpang itu disebutkan bahwa maskapai telah menghubungi pihak katering agar tidak lagi memberikan snack Ahva Vanilla Halva dalam perjalanan dari ‘israel’.

Who Profits menyebutkan, Ahva Vanilla Halva diproduksi oleh perusahaan bernama Ahdut Factory yang memiliki pabrik dan kantor pusat di Zona Industri Barkan di Tepi Barat yang diduduki. Pada 2004, Mahkamah Internasional telah menyatakan bahwa pemukiman Yahudi yang dibangun di atas tanah Palestina adalah ilegal. Bersamaan dengan pernyataan itu, bermunculan gerakan-gerakan di Uni Eropa untuk memboikot produk-produk yang dihasilkan dari permukiman ilegal Yahudi.* (MR/ Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Prawer Plan: Rencana Pembersihan Etnis Terbesar Sejak Nakbah 1948
Serdadu Zionis Tahan Ambulan, Pasien Stroke Ini Meninggal. Innaa lillaahi… »