Netanyahu Abaikan Sekjen PBB Soal Pemukiman Ilegal
18 August 2013, 07:28.

Netanyahu dan Ban-Ki Moon. foto: Haaretz
YOGYAKARTA, Ahad (SahabatAlAqsha.com): Perdana menteri ‘israel’, Benjamin Netanyahu menyatakan dalam pertemuannya baru-baru ini dengan Sekjen PBB, Ban Ki-moon bahwa ‘israel’ akan terus membangun dan mengembangkan permukiman ilegal Yahudi di Yerusalem Timur. Permukiman ilegal Yahudi, ujarnya, akan tetap berada di dalam kedaulatan ‘israel’.
Seperti dikutip dari IMEMC (International Middle East Media Center), Netanyahu mengatakan kepada Ban Ki-moon bahwa tidak ada yang harus didiskusikan atau pun dinegosiasikan terkait dengan permukiman ilegal Yahudi. “Semua tahu bahwa semua lingkungan Yahudi yang baru ada di Yerusalem, semua blok permukiman akan selalu berada di bawah kontrol ‘israel’,” katanya.
Ia lalu mengatakan bahwa konflik Palestina dan ‘israel’ bukanlah sumber utama ketegangan di Timur Tengah. Netanyahu mengklaim bahwa inti permasalahn di kawasan ini karena tidak diakuinya ‘israel’ sebagai negara orang-orang Yahudi. Ia juga mengklaim bahwa sistem pendidikan di Jalur Gaza didasarkan pada hasutan terhadap ‘israel’.
Permukiman ilegal Yahudi dibangun dengan menyalahi hukum internasional. Hal ini merupakan masalah inti yang menghambat proses pembicaraan perdamaian antara penjajah zionis ‘israel’ dengan Palestina. Rezim zionis tidak mau mengakui masalah-masalah inti dalam konflik Palestina-‘israel’. Zionis ‘israel’ juga tidak mau mengakui hak-hak Palestina, termasuk hak bagi semua pengungsi Palestina untuk kembali, hak untuk merdeka sepenuhnya dengan Yerusalem Timur sebagai ibukota serta hak penggunaan sumber-sumber alam.* (MR/ Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
