Mesir Tutup Lagi Pintu Rafah

20 August 2013, 12:05.
Arsip foto Resources News: Pasien Gaza yang tak bisa keluar untuk berobat karena penutupan Rafah.

Arsip foto Resources News: Pasien Gaza yang tak bisa keluar untuk berobat karena penutupan Rafah.

YOGYAKARTA, Selasa (SahabatAlAqsha.com): Penguasa militer Mesir kembali menutup terminal penyeberangan Rafah sampai waktu yang tidak ditentukan. Sumber terpercaya di Gaza mengatakan kepada kantor berita PIC (Palestinian Information Center), otoritas Mesir mengklaim penutupan tersebut karena kondisi keamanan dan ketegangan di Mesir pada umumnya dan khususnya di Semenanjung Sinai terutama setelah 24 polisi Mesir terbunuh dalam serangan yang menyasar dua buah bus di dekat Rafah pada Senin 19/8 pagi kemarin.

Terminal Rafah berulang kali dibuka tutup sejak militer Mesir mengkudeta presiden terpilih Muhammad Mursi akhir Juni kemarin. Otoritas Mesir menutup Rafah selama beberapa hari kemudian membukanya lagi selama beberapa jam hanya untuk orang-orang tertentu.

Perdana Menteri Gaza, Ismail Haniyah mengatakan, pemerintahnya dan Hamas mengerti situasi keamanan di Mesir, khususnya di Sinai namun tetap berharap terminal Rafah dibuka kembali. Kepada kantor berita Al-Rai, Haniyah menuturkan rakyat Palestina mengharapkan yang terbaik untuk Mesir dan berdoa pertumpahan darah di sana segera berakhir.

Namun, ia menekankan rakyat Palestina di Jalur Gaza terganggu dengan penutupan Rafah dan berharap terminal penyeberangan itu akan dibuka kembali secara permanen karena warga Gaza tidak menyakiti siapa pun dan bukan ancaman bagi keamanan Mesir.

Haniyah mengatakan, pembukaan terminal Rafah adalah hak alamiah bagi warga Gaza. Penutupan terminal ini diantaranya mengganggu kepentingan orang-orang yang perlu berobat ke luar Gaza.* (MR/ Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Netanyahu Abaikan Sekjen PBB Soal Pemukiman Ilegal
Sepuluh Perusahaan Amerika Ini Raup Untung Besar dari Militer Mesir »