Serdadu Zionis Menyerang Saat Shalat Jum’at Berlangsung
24 August 2013, 11:29.
YOGYAKARTA, Sabtu (Sahabatalaqsha.com): Sumber medis Palestina melaporkan, puluhan kaum Muslimin menderita sesak nafas akibat tembakan gas air mata yang dilepaskan serdadu zionis di Masjid Omar Bin Al-Khattab di desa Kufur Qaddoum, Qalqiliya di Utara Tepi Barat kemarin Jum’at (23/8).
Seperti dikutip dari situs IMEMC (International Middle East Media Center), serangan itu terjadi setelah serdadu-serdadu zionis menggunakan kekuatan berlebihan dalam menghadapi pengunjuk rasa mingguan di tembok pemisah dan permukiman ilegal Yahudi. Sejumlah saksi mata melaporkan bahwa serdadu-serdadu zionis berada di gunung untuk memantau desa kemudian menembakkan puluhan bom gas ke Masjid Omar Bin Al-Khattab saat shalat Jumat.
Puluhan kaum Muslimin, termasuk orang tua lanjut usia mengalami gangguan pernafasan karena menghirup gas. Lebih lanjut, Koordinator Komite Rakyat Menentang Tembok Pemisah, Morad Eshtweity mengatakan, puluhan serdadu menyerang desa pukul sebelas siang lalu menembaki rumah-rumah penduduk.
Seorang penduduk bernama Mash-hour Jom’a, 42, terkena tembakan bom gas di tangannya. Penduduk lain, Mohammad Shaker Eshtweity terkena tembakan bom gas di punggungnya dan puluhan warga lainny menderita akibat menghirup gas air mata.
Para penduduk desa mengatakan, mereka tetap bertekad melanjutkan aksi unjuk rasa mingguan untuk memprotes pembangunan tembok ilegal dan permukiman Yahudi, meski militer ‘israel’ secara brutal menyerang penduduk dan desa mereka.
Pada Jum’at kemarin, unjuk rasa menentang pembangunan tembok apartheid dan permukiman ilegal Yahudi juga terjadi di Nabi Saleh, Bil’in, Nil’in, di dekat Ramallah dan desa Al-Ma’sara di Selatan Tepi Barat. Para penduduk dan aktivis internasional serta ‘israel’ di desa Bil’in dan Nil’in mencoba mendekat ke tembok.
Serdadu-serdadu zionis yang berjaga di sisi balik tembok kemudian menembakkan gas air mata, peluru karet ke arah pengunjuk rasa yang tidak bersenjata. Banyak penduduk sipil kemudian menderita akibat terkena efek gas air mata.
Sementara itu, di dekat desa Nabi Saleh, serdadu zionis juga menggunakan gas air mata untuk melawan penduduk desa dan para pendukungnya. Tak lama setelahnya, puluhan serdadu menyerang desa lalu menembakkan gas air mata ke rumah-rumah peduduk.* (MR/ Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
