Laporan B’Tselem tentang Penyiksaan Anak-anak Palestina di Penjara

24 August 2013, 11:49.
Foto arsip Counter Currents: Tiga serdadu zionis bersenjata lengkap meringkus seorang anak Palestina karena melempar batu.

Foto arsip Counter Currents: Tiga serdadu zionis bersenjata lengkap meringkus seorang anak Palestina karena melempar batu.

YOGYAKARTA, Sabtu (Sahabatalaqsha.com): Organisasi HAM, B’Tselem pada Kamis 22/8 kemarin mempublikasikan sebuah laporan, termasuk testimoni anak-anak yang disekap di penjara zionis dengan tuduhan melempar batu kepada serdadu ‘israel’. Mereka mengatakan menjadi sasaran penyiksaan selama diinterogasi.

Seperti dikutip dari kantor berita PIC (Palestinian Information Center), B’Tselem mengungkapkan, sejak Nopember 2009 pihaknya menerima testimoni dari puluhan penduduk Palestina di Bethlehem dan Al-Khalil. Sebagian besar yang memberi kesaksian adalah anak-anak. Mereka mengatakan kerap diancam dan disiksa selama proses interogasi di kantor polisi di Gush Etzion. Dalam interogasi itu, anak-anak yang ditangkap ini juga dipaksa mengakui pelanggaran yang dituduhkan dimana sebagian besarnya dituduh melempar batu.

Laporan B’Tselem itu di antaranya memuat testimoni dari seorang anak berusia 14 tahun bernama Husan di Bethlehem. Ia mengatakan, “Penginterogasi memaksa saya masuk ke sebuah ruangan. Ia lalu menarik kepala saya dan memukulkannya ke tembok. Kemudian ia memukul saya, menampar dan menendang kaki saya. Rasanya sangat sakit dan saya merasa tidak bisa lagi bertahan.”

Ia melanjutkan, “Kemudian ia mulai mengutuki saya. Dia mengatakan hal-hal kotor tentang saya dan ibu saya. Dia juga mengancam akan memerkosa saya atau melakukan perilaku seksual pada saya jika saya tidak mengaku tuduhan melempar batu. Ancamannya membuat saya takut karena dia sangat kejam dan di ruangan itu hanya ada kami berdua. Saya teringat berita yang pernah saya lihat ketika serdadu Inggris dan Amerika memerkosa lalu mengambil foto telanjang dari seorang tahanan Irak.”

Sampai Juli 2013, B’Tselem telah mengumpulkan 64 testimoni dari para penduduk di delapan komunitas di Selatan Tepi Barat yang melaporkan insiden serupa. “Sebanyak 56 orang di antara mereka masih anak-anak ketika interogasi dilakukan,” sebut B’Tselem.* (MR/ Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Serdadu Zionis Menyerang Saat Shalat Jum’at Berlangsung
Mahmoud Abbas: ‘Kami Tak akan Menuntut Kembali ke Akka, Safad dan Jaffa’ »