Pemerintah Belanda Desak Royal HaskoningDHV Batalkan Proyek dengan ‘Israel’

28 August 2013, 16:55.
Logo di markas Royal HaskoningDHV. foto: Royal HaskoningDHV

Logo di markas Royal HaskoningDHV. foto: Royal HaskoningDHV

YOGYAKARTA, Rabu (Sahabatalaqsha.com): Pemerintah Belanda mendesak perusahaan rekayasa terbesar di negeri itu Royal Haskoning DHV untuk membatalkan kerja sama mereka dengan pemerintah penjajah Yerusalem atau Al-Quds.

Seperti dikutip dari kantor berita Alray, Royal HaskoningDHV terlibat kerja sama dengan perusahaan ‘israel’ bernama Mati yang merupakan anak perusahaan dari Hagihon—BUMN yang mengelola air dan limbah.

Royal HaskoningDHV mengatakan kepada pemerintah penjajah Al-Quds bahwa Kementerian Luar Negeri Belanda telah memperingatkan tentang kemungkinan konsekuensi yang akan timbul jika kerja samanya dengan perusahaan ‘israel’ di Yerusalem Timur atau pun Tepi Barat dilanjutkan.

Pejabat di Kementerian Luar Negeri Belanda mengatakan kepada Royal HaskoningDHV bahwa proyek kerja sama dengan ‘israel’ melanggar hukum internasional. Royal HaskoningDHV lalu mempertimbangkan untuk menarik diri dari kerja sama itu untuk menghindari masalah keuangan, hukum dan pencitraan.

Negara-negara lain di Eropa, seperti Inggris dan Swedia selama beberapa tahun terakhir ini juga menerapkan kebijakan yang serupa dengan Belanda. Meski begitu, sebagian besar pemerintah Uni Eropa tidak bisa berbuat banyak jika kerja sama yang dilakukan dengan ‘israel’ melibatkan perusahaan swasta.

Dalam dua tahun terakhir, pemerintah Belanda mengintensifkan perlawanannya terhadap permukiman ilegal Yahudi. Belanda adalah salah satu negara yang menuntut pelabelan pada produk-produk yang diimpor negara Uni Eropa dari permukiman ilegal Yahudi.

Dalam dua pekan terakhir ini, ‘israel’ berusaha berdiskusi dengan pemerintah Belanda untuk memecahkan ‘masalahnya’, termasuk berbicara dengan duta besar Belanda di Tel Aviv, Caspar Veldkamp. Duta besar ‘israel’ di Belanda, Haim Divon juga telah berbicara dengan pejabat senior di Kementerian Luar Negeri Belanda.* (MR/ Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Nuklir Zionis Cemari Negev, yang Dituding Hewan Ternak Badui
Bunuh Pegawai PBB di Kamp Pengungsi, Zionis Belum Tanggung Jawab »