Bunuh Pegawai PBB di Kamp Pengungsi, Zionis Belum Tanggung Jawab

28 August 2013, 17:10.
Dua diantara tiga warga Qalandiya yang dibunuh serdadu zionis Senin dini hari. foto: Issam Rimawi

Dua diantara tiga jenazah warga Qalandiya yang dibunuh serdadu zionis Senin dini hari. foto: Issam Rimawi

YOGYAKARTA, Rabu (Sahabatalaqsha.com): Sudah lewat tiga hari sejak pasukan penjajah zionis ‘israel’ menyerang kamp pengungsi Qalandiya di Utara Al-Quds atau Yerusalem pada Senin (26/8) dini hari. Serangan itu menewaskan tiga warga Palestina, satu diantaranya pegawai UNRWA (United Nations Relief and Works Agency) yang sedang berjalan menuju tempat kerjanya. Sampai hari ini tidak ada pernyataan bertanggung jawab atau kompensasi apapun.

Sumber medis Palestina mengatakan, Rubin Zayed, Jihad Aslan dan Younis Jahjouh tewas akibat ditembak serdadu zionis sementara 15 orang lainnya dilaporkan terluka dan beberapa di antaranya mengalami luka serius.

Sejumlah saksi mata, seperti dikutip dari kantor berita PIC (Palestinian Information Center) mengatakan bahwa serdadu zionis menyerang kamp dan berniat menculik seorang pemuda. Namun warga mencoba mencegahnya. Serdadu zionis kemudian melepaskan tembakan juga gas air mata dan granat kejut untuk menghadapi warga.

Satu dari tiga warga Palestina yang terbunuh itu adalah pegawai kantor PBB untuk Urusan Pengungsi Palestina (UNRWA). Juru bicara UNRWA, Chris Gunness yang tidak mau menyebutkan nama korban tewas itu mengatakan bahwa ia meninggal seketika ketika ditembak pasukan zionis di kamp pengungsi Qalandiya sekitar pukul tujuh pagi. Korban berusia 34 tahun dan memiliki empat orang anak ini, sebutnya, sedang dalam perjalanan untuk bekerja dan tidak terlibat dalam aksi unjuk rasa.

Sehari sebelum aksi kekerasan yang dilakukan penjajah zionis, pada Ahad (25/8)  Menteri Perumahan penjajah ‘israel’ Uri Ariel mengumumkan rencana pembangunan permukiman ilegal Yahudi baru di Tepi Barat. Sumber ‘israel’ menyebutkan, sekitar 70 keluarga Yahudi segera bisa tinggal di rumah barunya dan 400 unit tempat tinggal tambahan juga akan segera dibangun.* (MR/ Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Pemerintah Belanda Desak Royal HaskoningDHV Batalkan Proyek dengan ‘Israel’
Kurikulum Baru Yerusalem, Buku Teks Palestina Dilarang »