Warga Gaza: Kapankah Pintu Rafah Dibuka?

22 November 2014, 13:07.
Foto: Middle East Monitor

Foto: Middle East Monitor

GAZA, (Middle East Monitor): Menurut laporan Kementerian Keamanan Nasional, ada 30.000 kasus kemanusiaan yang membutuhkan pengobatan ke luar Gaza. Saat ini sekitar 60.000 warga Palestina tidak bisa keluar Gaza karena menunggu Mesir membuka perbatasan Rafah yang sudah ditutup lebih dari empat bulan.

Dalam konferensi pers Rabu (19/11) lalu, juru bicara Kementerian Keamanan Nasional di Gaza, Eyad Al-Bozum menjelaskan, mereka yang termasuk dalam kasus kemanusiaan -dalam hal ini memburuknya kesehatan- adalah para pelajar, penduduk berizin tinggal dan penduduk asing.

Dia menambahkan, penutupan jalur penyeberangan Rafah telah menciptakan bencana kemanusiaan di Gaza. Karena, Rafah merupakan satu-satunya pintu yang menghubungkan Gaza dengan dunia luar. Al-Bozum menjelaskan, akibat penutupan Rafah banyak konvoi bantuan dan relawan kemanusiaan tidak bisa masuk Gaza, terutama setelah serangan terakhir.

Kata Al-Bozum, penyeberangan telah ditutup selama 208 hari pada tahun ini karena kebijakan baru pemerintah Mesir. Hal tersebut semakin menambah beban warga Gaza yang telah dikurung selama delapan tahun oleh zionis ‘Israel’.

Dia menekankan bahwa penutupan Rafah tidak dibenarkan, mengingat tidak susah bagi Mesir untuk membuka penyeberangan. Apalagi tidak pernah ada pelanggaran apapun yang dilakukan warga Gaza berkaitan dengan penyeberangan tersebut.

Al-Bozum menyeru kepada pihak otoritas Mesir untuk membuka penyeberangan Rafah secepatnya dan menyediakan fasilitas kemanusiaan untuk menghentikan bencana kemanusiaan yang melanda Gaza.

Pihak otoritas Mesir kembali menutup Rafah pada 24 Oktober terkait situasi keamanan Sinai yang memburuk. Tidak diketahui kapan jalur penyeberangan akan dibuka kembali. Padahal, penyeberangan Rafah adalah satu-satunya jalur penyeberangan yang melayani 1,8 juta penduduk Gaza yang tidak dikontrol oleh ‘Israel’.* (Middle East Monitor|Sahabat Al-Aqsha/Bagas)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah Hancurkan Tiga Rumah Warga Palestina di Tepi Barat Terjajah
16 Tahun Terpisah, Ayah dan Anak Bertemu di Penjara Zionis »