Marwan Abu Ras: “Jangan Diam Atas Penjajahan Al-Quds dan Penodaan Masjidil Aqsha”

23 November 2014, 10:58.
Foto: PIC

Foto: PIC

JALUR GAZA, (PIC|Sahabat Al-Aqsha): Ketua Persatuan Ulama Muslim Dunia di Palestina Marwan Abu Ras, menyerukan kepada seluruh ulama Muslim dunia untuk bersatu merumuskan beberapa hukum terkait yang sedang terjadi di Palestina. Seperti, hukum diam atas penjajahan Palestina dan penodaan terhadap Masjidil Aqsha, hukum negosiasi dengan penjajah, serta hukum mengabaikan perkara Palestina secara jelas dan tegas dengan hujjah kuat berasaskan Al-Quran dan As Sunnah.

Abu Ras juga mengatakan pentingnya peran ulama terhadap penjajahan di Palestina dan penodaan atas Masjidil Aqsha oleh pemukim dan serdadu zionis Yahudi. Beliau meminta seluruh ulama Muslim agar bangkit dan memimpin barisan ummat Islam untuk mendukung perjuangan membebaskan Masjidil Aqsha.

“Masjidil Aqsha merupakan tempat suci bagi seluruh ummat Islam, bukan untuk warga Palestina saja. Maka, kita tidak boleh diam membisu atas penjajahan di kota Al-Quds dan penodaan terhadap Masjidil Aqsha.”

Ia menegaskan, perjuangan aksi heroik di kota Al-Quds akan tetap berlanjut, “Karena, kekerasan akan melahirkan kekerasan dan darah harus dibayar dengan darah.”

Ia melanjutkan, “Saat ini seluruh rakyat Palestina sedang memanas karena penindasan ini. Sementara musuh tidak mengerti ketenangan dan kedamaian. Mereka ingin menyelesaikannya dengan menindas dan mempermalukan rakyat Palestina. Sungguh ini musibah besar, di sana ada Abbas beserta orang-orangnya, serta negara-negara Arab yang malah membantu memuluskan jalan penjajah zionis.”

Beliau juga berpesan kepada negara-negara Arab untuk bekerja sama mengajak rakyat untuk ikut mendukung perjuangan rakyat Palestina.* (PIC|Sahabat Al-Aqsha/Abdullah)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« 16 Tahun Terpisah, Ayah dan Anak Bertemu di Penjara Zionis
Dua Hari, Mesir Hancurkan 700 Rumah di Perbatasan Gaza »