Abu Sabha: Belum Jelas Kapan Perlintasan Rafah Akan Dibuka

4 March 2015, 20:01.
Foto: PIC

Foto: PIC

GAZA, Rabu (PIC): Direktur Jenderal Penyeberangan Perbatasan Gaza, Maher Abu Sabha mengungkapkan, belum ada kepastian mengenai tanggal pembukaan gerbang Rafah oleh Mesir. Ia menegaskan bahwa ia akan menjadi orang pertama yang menepati janji atas kesepakatan mengenai penyeberangan Gaza.

Ia mengungkapkan kepada PIC kemarin (3/3) bahwa, “Banyak warga Gaza menyalahkan kami atas penderitaan mereka. Jadi, saya katakan dengan sangat jelas, kami tidak akan menjadi penyebab atas penderitaan warga kami. Kami selalu menjadi pelayan bagi mereka dan akan terus seperti itu (melayani-red).” Ia menambahkan, “Kami tidak punya informasi mengenai upaya-upaya untuk membuka kembali gerbang Rafah.”

Otoritas Mesir telah menutup gerbang Rafah sejak awal tahun ini. Gerbang Rafah hanya pernah dibuka tiga hari, padahal penutupannya sudah berlangsung selama 241 hari sejak tahun lalu. Beberapa bulan sebelumnya, sebuah kesepakatan penyeberangan perbatasan Gaza telah ditandatangani oleh pemerintahan bersatu Palestina dan gerakan perlawanan Hamas di Gaza. Namun, kesepakatan tersebut tak diterapkan oleh pemerintah otoritas Palestina.

Sementara itu, warga Palestina yang terlantar di Mesir dan negara-negara Arab meminta otoritas Arab dan internasional ikut campur tangan dalam pembukaan gerbang Rafah. Dengan demikian, mereka bisa kembali ke rumah mereka di Jalur Gaza. “Kami sudah terlantar selama 40 hari. Kami kehabisan uang dan lelah menunggu lama dan selalu menerima janji-janji palsu,” ujar salah seorang warga.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Zionis Gunakan Anjing untuk Siksa Anak Palestina
Sahabat Al-Aqsha: Sampai Titik #MusimDinginGarisDepan Gaza Penghabisan »