Zionis Larang Keluarga Jenguk Tawanan Anak 67 Hari Berturut-turut
14 March 2015, 09:19.

Foto: PIC
NABLUS, Sabtu (PIC): Otoritas Penjajah ‘Israel’ (IOA) menghalangi tawanan bocah Al-Quds berumur 15 tahun, Khaled al-Sheikh dikunjungi keluarganya selama 67 hari berturut-turut. Keluarga Khaled mengatakan pada Pusat Studi Tawanan dan HAM Ahrar bahwa putra mereka menderita akibat anemia. Namun, Dinas Penjara ‘Israel’ (IPS) tidak memberikan perawatan yang layak sejak ia ditahan pada 25 Desember 2014. Keluarga juga menegaskan bahwa Khaled kini ditahan di penjara Ofer dekat Ramallah dan mereka tidak diperbolehkan mengunjunginya sejak Khaled ditahan.
Pihak keluarga menegaskan bahwa mereka telah mengajukan izin berkunjung beberapa waktu lalu, namun belum juga disetujui. Keluarga menyatakan kekhawatiran mereka atas kelanjutan penahanan anak mereka yang sakit di tengah kondisi kejam penjara dan kurangnya perawatan medis.
Mereka meminta otoritas yang berwenang untuk menekan IOA agar mengizinkan kunjungan keluarga dan memberikan perawatan medis. Seperti diketahui, pengadilan Zionis menjatuhkan hukuman empat bulan penjara pada bocah Al-Quds ini dan denda 2000 Shekel atas dakwaan melempar batu dan membakar ban mobil.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
