Polisi Zionis Pukul Wanita Lansia Palestina Hingga Lengannya Patah
15 May 2015, 20:13.

Foto: PIC
QALQILIYA, Jum’at (PIC): Polisi penjajah Zionis mematahkan lengan seorang wanita lansia Palestina, Rabu (13/5) lalu. Ia ditangkap saat hendak pulang ke rumahnya di Qalqiliya dari Yordania. Anak wanita tersebut mengatakan pada koresponden PIC, polisi Zionis mematahkan lengan ibunya setelah mereka secara agresif menganiayanya.
Wanita lansia bernama Yusra Mohamed Qatesh (60) itu pergi ke Yordania untuk memperpanjang paspornya sebagai prosedur rutin yang harus dilakukan untuk perjalanan umrah. Anak wanita tersebut mengatakan, keluarganya terkejut ketika melihat petugas intelijen Zionis bertindak keras terhadap ibunya di pelintasan Karama dan menahannya selama lebih dari 12 jam.
Polisi Zionis menyeret wanita tua itu ke pusat investigasi di permukiman Adumim Ma’aleh di Al-Quds, dan dia berada di sana hingga pukul enam pagi. Qatesh diserang secara verbal dan fisik oleh serdadu wanita Zionis dan dua polisi yang memaksanya masuk ke mobil jip tentara Zionis untuk memindahkannya ke pusat investigasi Al-Maskubiya.
Tanpa memedulikan usia dan jenis kelaminnya, tentara Zionis memukuli Qatesh dan menghinanya dengan kata-kata kasar, seperti: ”Kau perempuan kotor” dan “Kami akan membuangmu di dekat wanita-wanita Palestina kotor lainnya!”
Usai disiksa, Qatesh segera dibawa ke rumah sakit setempat untuk diobati karena mengalami patah tulang. Tak lama kemudian, ia dibebaskan.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
