PBB Desak Zionis Berhenti Usir Masyarakat Badui Palestina

6 June 2015, 17:07.
Foto: Anadolu Agency

Foto: Anadolu Agency

JENEWA, Sabtu (Anadolu Agency): Pelapor Khusus PBB untuk HAM di Wilayah Palestina Makarim Wibisono mendesak Zionis menghapus rencana pengusiran paksa masyarakat Badui Palestina di Tepi Barat.

Dalam pernyataan yang dirilis dari kantor HAM PBB di Jenewa Wibisono menyerukan pada Zionis untuk membatalkan rencana pengusiran warga Badui, “Saya peringatkan bahwa pengusiran paksa ribuan orang bertentangan dengan hukum HAM dan hukum kemanusiaan internasional.” Apalagi diperkirakan dua pertiga dari mereka yang terkena dampak rencana pengusiran adalah anak-anak.

Hal ini terkait dengan rencana Otoritas Zionis “memindahkan” penduduk Abu Nwar, salah satu komunitas terbesar Badui Palestina. Menurut Wibisono, pelaksanaan rencana pengusiran akan semakin mengurangi keutuhan geografi wilayah Palestina terjajah. Seperti diketahui, selama beberapa dekade ‘Israel’ terus merampas tanah warga Palestina di Tepi Barat dan terus membangun permukiman Yahudi.

Tindakan yang jelas merupakan pelanggaran atas hukum internasional. Jumlah warga Zionis yang tinggal di permukiman-permukiman di wilayah Tepi Barat dan Timur Al-Quds terjajah diperkirakan lebih dari 500.000 orang. Zionis merebut Tepi Barat dan Timur Al-Quds pada tahun 1967.

Wibisono juga mengungkapkan bahwa sejak menduduki jabatannya pada Juni 2014, ia bisa bekerja sama dengan pemerintah Palestina. Berbeda dengan ‘Israel’, yang tak mengizinkannya mengunjungi wilayah Palestina terjajah.* (Anadolu Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Press Release: Atas Nama Indonesia, untuk Anak-anak yang Ayah-Ibunya Dibunuh Rezim Suriah
Pos Pemeriksaan Qalandia, ‘Mimpi Buruk’ yang Harus Dilewati Warga Palestina Setiap Hari »