Catatan Pilu Pengungsi Palestina Korban Perang Suriah

23 June 2015, 08:53.
Foto: PIC

Foto: PIC

DAMASKUS, Selasa (Safa.ps): Berdasarkan catatan Perkumpulan Relawan Palestina-Suriah, terdapat lebih dari 2.889 pengungsi Palestina meninggal dunia sejak peperangan di Suriah berkecamuk. Tercatat pula sekitar 896 pengungsi Palestina ditawan di penjara rezim Suriah, serta 276 pengungsi menghilang.

Sekitar 1.009 pengungsi meninggal dunia setelah rumah-rumah mereka dibom, 618 tewas akibat pertempuran yang terjadi antara mujahidin melawan rezim Suriah, sementara 397 pengungsi lain meninggal akibat penyiksaan saat disekap di penjara rezim Suriah. Demikian laporan Perkumpulan Relawan Palestina-Suriah bertepatan dengan Hari Pengungsi Dunia yang salinannya diterima safa.ps, Sabtu (20/6) lalu.

Dalam laporan itu juga terungkap, sebanyak 277 pengungsi Palestina tewas dibunuh oleh penembak jitu (sniper), 177 pengungsi meninggal dunia disebabkan pengepungan yang dilakukan rezim Suriah dan beberapa front rakyat atas kamp pengungsian Yarmouk. Sementara korban lainnya meninggal dunia karena beragam sebab. Di antaranya, karena dieksekusi, ledakan bom, serta penculikan.

Pengungsi Palestina yang belum lama ini meninggal dunia adalah Mahmud Muhammad Uwaid Attalawy. Ia meninggal dunia setelah terkena ledakan bom gentong yang dilemparkan rezim Suriah di kamp pengungsian Dara’a selatan Suriah, Kamis (18/6) malam. Korban terbaru lain adalah Ahmad Syahdah Diyab dari kamp pengungsian Jaramana.

Selain korban tewas, perkumpulan ini juga mencatat jumlah pengungsi Palestina yang disekap di penjara rezim Suriah. Tak kurang dari 896 pengungsi mendekam di penjara rezim Suriah.

Terkait jumlah pengungsi Palestina di Suriah, dalam laporannya perkumpulan itu mencatat ribuan pengungsi telah keluar meninggalkan Suriah. Sekitar 10.687 pengungsi menuju Yordania, 51.300 orang mengungsi ke Lebanon, dan 600 orang lari ke Mesir. Data ini berdasarkan data statistik UNRWA hingga bulan Februari 2015.

Sementara itu, dalam periode empat tahun terakhir sekitar 36.000 pengungsi telah sampai ke Eropa. Di samping itu, berdasarkan laporan data perkumpulan tersebut, 896 pengungsi ditawan di penjara rezim Suriah, dimana 398 di antaranya telah meninggal dunia akibat mendapat siksaan saat disekap.

Laporan juga menyampaikan tentang pengepungan yang masih terus dilakukan oleh tentara rezim Suriah atas kamp pengungsian Yarmouk. Hingga kini pengepungan telah berlangsung selama 723 hari. Selain itu, rezim juga telah memutus listrik selama 793 hari dan penyetopan air selama 283 hari. Akibatnya, 176 pengungsi meninggal dunia.

Sedangkan pemutusan air di kamp pengungsian Dara’a telah berlangsung selama 430 hari dan 70% bangunan telah hancur. Sementara kondisi kamp pengungsian Jaraman, Sayyidah Zainab, Ramal, dan Aidin di Homs relatif tenang, namun krisis ekonomi masih berlangsung.* (Safa.ps | Sahabat Al-Aqsha/Dul)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Perjuangan Warga Palestina Agar Bisa Shalat di Masjidil Aqsha pada Bulan Ramadhan
‘Rindu Kami Padamu, Masjidil Aqsha…’ »